Home HISTORIA Lezatnya Kuliner Khas Para Raja di Gorontalo Saat Bulan Ramadhan

Lezatnya Kuliner Khas Para Raja di Gorontalo Saat Bulan Ramadhan

106
0

Matakita.co (Gorontalo) – Bulan Suci Ramadhan ialah bulan yang penuh berkah, dan yang sering dinanti-nanti masyarakat Gorontalo, karena, dengan bulan ini banyak kuliner-kuliner khas daerah Gorontalo yang di perjual belikan ketika menjelang buka puasa diantaranya, makanan khas Gorontalo yang sudah ada sejak sebelum masehi, makanan tersebut biasa dikenal dengan nama Ilabulo atau dengan sebutan yilabulo.

Ilabulo dalam bahasa gorontalo yakni ilulawu bolu-bolulo yang artinya berbagai macam rempah-rempah, sagu dan ayam yang dicampur jadi satu bungkusan.

ilabulo merupakan salah satu kuliner tradisional Gorontalo, ilabulo sering dibuat dengan rasa yang pedas dengan bumbu-bumbu alami. ilabulo biasa disantap masyarakat Gorontalo pada siang hari sebagai makanan utama.

Tak hanya itu, ilabulo juga dijadikan sebagai menu berbuka puasa, di gorontalo hingga saat ini, Makanan tradisional tersebut sangat banyak diminati warga saat hendak berbuka puasa selama bulan ramadhan.

Kuliner ini menjadi rebutan warga, karena memiliki tekstur yang unik serta rasanya yang tak kalah dengan makanan-makanan lainnya.

Dalam bahasa Gorontalo ilabulo memiliki makna  “Motombowata” yang berarti rasa yang pas. Sejak zaman dahulu, Ilabulo sudah dikenal sebagai makanan di kalangan raja-raja di Gorontalo.

Para raja-raja melambangkan ilabulo dengan sebutan Totombowata karena dalam ilabulo memiliki macam-macam perbedaan yang bersatu padu, antara, lemak daging ayam, dan aneka rempah-rempahnya.

Sehingganya, rasa khas dari ilabulo itu dijadikan sebuah perdamaian bagi para raja. Terutama ketika perang perebutan wilayah dan kekuasaan sedang terjadi. Ketika raja yang bertikai akan berdamai, maka ilabulo akan selalu disuguhkan menjadi santapan utama. sehingga dilambangkan menjadi kuliner perdamaian atas pertikaian.

Sebagai makanan khas daerah Gorontalo, ilabulo menggunakan bahan-bahan sederhana yaitu tepung sagu yang bertujuan untuk membentuk tekstur hingga padat , mengikat air dan memperbaiki sifat adonan.

Bahan-bahan yang digunakan adalah rempah-rempah yang terdiri dari dedaunan, seperti daun kemangi (Balakama), daun seledri, dan daun bawang yang dirajang halus. Diberi pula bawang putih serta bawang merah yang diiris tipis.

Bumbu lainnya yang juga ditambahkan pada pembuatan Ilabulo yaitu kemiri, lada, dan garam untuk memberi rasa. Penambahan telur rebus, pada makanan ini akan membuat bahan-bahan Ilabulo jadi satu makanan yang enak dan gurih

Kemudian adonan itu, dibungkus pada daun pisang, kemudian dibakar, ataupun dikukus. Namun ilabulo akan lebih nikmat jika dibakar. Bagi penyuka pedas, dapat ditambahkan cabai sesuai selera.

Jadi bagi wisatawan ataupun perantauan di Gorontalo tidak akan lengkap rasanya tanpa mencoba makanan Khas Gorontalo yang penuh dengan cita rasa yang khas ini, makanan yang begitu empuk serta gurih ini diyakini mampu membuat para pembeli ingin kembali menikmati Ilabulo ini dan merindukan cita rasanya yang khas tersebut.

Bagi kalian yang ingin mencoba makanan khas, Tradisional Gorontalo ini bisa kalian temui di jalan Diponegoro, Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo tepat bersebelahan dengan Simpang tiga Madrasah Alhuda.

Facebook Comments