Home Berita Diduga Mal Administrasi, Partai Demokrat Tarik Diri Dari Kepanitiaan PAW Wabup

Diduga Mal Administrasi, Partai Demokrat Tarik Diri Dari Kepanitiaan PAW Wabup

0
ADVERTISEMENT

Matakita.co (Limboto) – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati (Wabup) tampaknya belum berakhir. Bahkan, pembentukan panitia PAW Wabup tersebut dinilai oleh Fraksi Demokrat memiliki kekeliruan.

Hal tersebut berimbas dengan sikap Fraksi Demokrat yang kini telah menarik diri dari keanggotaan Panitia. Seperti yang disampaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo Chamdi Mayang saat menggelar konfrensi Pers, Senin (13/02/2020).

Kepada Matakita.co, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo Chamdi Mayang menyampaikan, Jika itu masih Pansus maka Demokrat akan tetap ditempat. Namun, jika sudah tahap kepanitiaan maka Demokrat menarik diri

ADVERTISEMENT

“Kami baru tahu kemarin setelah menyurat ke Pak Sek sebagai kandidat. Tidak sesuai dengan surat kami yang pertama jika kami berada dikepanitiaan. Kami sudah dari awal menolak panitia pemilihan. Yang kami tahu sejak awal adalah Pansus.” Jelas Chamdi

Chamdi menambahkan, Partai Demokrat setuju jika itu masih Pansus, karena Pansus adalah membahas dan mengkaji, dan mendudukkan aturan hukum.

“Jika sudah masuk tahap kepanitiaan berarti mereka menganggap berarti sudah selesai pengkajiannya. Jika pengkajiaan mereka anggap benar, justru bagi kami itu tidak sesuai.” Tambahnya

“Yang saya tahu dua nama yang diusulkan Demokrat yakni Pak Nasir dan Pak Yusri. Tapi terakhir saya tahu lagi tinggal satu orang. Saya juga tidak tahu kenapa bisa begitu. Intinya Partai Demokrat secara resmi menarik diri dari Kepanitiaan.” Tutup Chamdi

Facebook Comments
ADVERTISEMENT