Beranda Berita Bupati Gorut Canangkan Wisata Tangguh, Pantai Minanga kembali dibuka

Bupati Gorut Canangkan Wisata Tangguh, Pantai Minanga kembali dibuka

0
Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin bersama Kapolres setempat AKBP Dicky Irawan Kesuma dan Ketua Komisi I DPRD Rina Polapa, mencanangkan konsep Wisata Tangguh di Pantai Minanga, Desa Ota Jin, Kecamatan Atinggola. (FOTO RISMK/humas)

Matakita.co Gorontalo Utara – Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin resmi mencanangkan konsep Wisata Tangguh sebagai tanda kembali dibukanya wisata Pantai Minanga di Desa Ota Jin Utara, Kecamatan Atinggola.

“Pengunjung atau wisatawan sudah dapat mengakses kembali destinasi wisata ini mulai Sabtu, 30 Januari 2021,” kata Indra.

Pemerintah daerah jelasnya, sangat berharap sektor pariwisata di daerah itu kembali bangkit seiring upaya pembenahan yang dilakukan mulai dari menerapkan konsep Wisata Tangguh.

“Wisata Pantai Minanga akan menjadi percontohan penerapan Wisata Tangguh di daerah ini,” tuturnya, Jumat.

“Alhamdulillah, Pemda bersyukur telah mencanangkan konsep ini. Harapannya, sektor pariwisata tetap maju di tengah pandemi COVID-19,” ungkap Indra.

Ia mengaku sangat mengapresiasi konsep yang menjadi terobosan pihak Polres dipimpin Kapolres AKBP Dicky Irawan Kesuma.

“Ini tidak sekadar terobosan namun merupakan bentuk dukungan nyata dari pihak Kepolisian dalam upaya mendorong kemajuan pariwisata daerah ini. Hasilnya diharapkan berdampak langsung dan dinikmati masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres setempat AKBP Dicky Irawan Kesuma mengatakan, konsep Wisata Tangguh sejalan dengan kepatuhan masyarakat dan pengelola objek wisata dalam mematuhi protokol kesehatan mencegah COVID-19.

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin bersama Kapolres setempat AKBP Dicky Irawan Kesuma dan Ketua Komisi I DPRD Rina Polapa, mencanangkan konsep Wisata Tangguh di Pantai Minanga, Desa Ota Jin, Kecamatan Atinggola. (FOTO RISMK/humas)

Pantai Minanga harus menjadi destinasi percontohan dalam penerapan protokol kesehatan.

Pengelola boleh tetap membuka wisata tersebut dan pengunjung dapat datang kapan saja menikmati suasana pantai dan suguhan lainnya.

Namun pengelola dan pengunjung sangat diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

Yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pengelola pun wajib menyiapkan fasilitas cuci tangan dan pengamanan di area pantai.

Wisata tangguh kata Kapolres, bermakna tangguh dari berbagai hal, khususnya tangguh dengan kondisi melawan pandemi COVID-19.*

Facebook Comments