Beranda Berita Warga terdampak banjir Gorontalo Utara perlu pasokan air minum

Warga terdampak banjir Gorontalo Utara perlu pasokan air minum

0
Warga terdampak banjir di Desa Milango, Kecamatan Tomilito Gorontalo Utara, dibantu aparat TNI melakukan pembersihan sumur yang tertutup banjir pada Jumat (26/3). (FOTO RISMK/dok.KODIM 1314 Gorut)

Matakita.co Gorontalo Utara – Warga terdampak banjir di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, memerlukan pasokan air bersih untuk konsumsi rumah tangga, khususnya air minum.

Kepala Desa Milango, Eman Kadir, Sabtu, mengatakan, warga mengandalkan sumur untuk keperluan air bersih namun pada banjir Jumat (26/3/2021) rata-rata sumur di desa itu tertutup banjir yang juga membawa material lumpur.

Makanya harus dilakukan pembersihan untuk bisa dimanfaatkan lagi.

“Warga sangat memerlukan bantuan air bersih untuk konsumsi rumah tangga, juga makanan siap saji,” ungkapnya.

Membersihkan rumah yang tertimbun lumpur tebal ungkapnya, sangat menguras energi warga.

Aparat TNI bersama warga Desa Milango, Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara membersihkan kantor desa terdampak banjir yang menyisakan material lumpur tebal. (FOTO RISMK/dok.Kodim 1314 Gorut)

Beruntung beberapa fasilitas di desa ini, seperti masjid, kantor desa, juga sebagian rumah warga, pembersihannya dibantu aparat TNI.

Namun ia ungkapkan lagi, jika bantuan air minum dan makanan siap saji masih sangat diperlukan, apalagi beberapa rumah tidak lagi memiliki bagian dapur dan peralatan memasak yang hanyut terseret banjir.

Marta Nento, seorang ibu rumah tangga warga Desa Milango mengaku kelelahan membersihkan rumahnya yang digenangi banjir dan menyisakan lumpur tebal.

“Rumah saya tidak pernah kebanjiran karena pondasinya sangat tinggi mencapai 90 senti meter, namun banjir Jumat sore cukup ekstrem hingga menggenangi rumah-rumah yang sebelumnya tidak pernah tergenang,” tuturnya.

Ia berharap, pemerintah daerah segera turun tangan menangani penyebab banjir di wilayah tersebut.

“Kami khawatir, jika hujan deras kembali mengguyur akan menyebabkan bencana banjir yang lebih parah sebab tanggul di DAS Leyao dan Milango dalam kondisi jebol,” ungkapnya.***

Facebook Comments Box