Beranda Berdikari Ekonomi 7 Cara Presentasi yang Baik dan Benar Disertai Tipsnya

7 Cara Presentasi yang Baik dan Benar Disertai Tipsnya

0
ilustrasi

MataKita.co, Makassar – Presentasi dibutuhkan dalam berbagai macam momen, mulai dari tugas kelompok sekolah, rapat kerja, hingga memaparkan strategi bisnis pada klien. Pahami cara presentasi yang baik dan benar disertai tipsnya lewat artikel yang satu ini!

Apa itu presentasi? Presentasi adalah proses menyampaikan informasi atau ide kepada audiens melalui peragaan visual dan verbal. Tujuan presentasi adalah memotivasi, mempengaruhi, atau menjual pesan kepada audiens.

Dewasa ini, presentasi biasanya dipaparkan melalui slide, video, atau alat bantu visual lainnya untuk membantu memperkuat pesan yang disampaikan. Presentasi juga dapat menjadi alat yang efektif untuk mempromosikan produk atau jasa, hingga memperkenalkan ide baru.

Meski terkesan mudah, cara presentasi yang baik tidaklah mudah. Ia memerlukan banyak persiapan dan usaha untuk menciptakan konten yang menarik dan memotivasi. Presentasi juga memerlukan kemampuan untuk berbicara dengan jelas dan mengatur materi secara efektif.

Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan membuat presentasi yang baik. Beberapa orang mungkin merasa gugup saat berbicara di depan audiens atau tidak memiliki ide bagaimana membuat konten yang menarik. Simak cara presentasi yang baik di bawah ini.

Cara Presentasi yang Baik untuk Seluruh Kalangan

1. Lakukan Persiapan Terlebih Dahulu

Persiapkan presentasi dengan baik dengan memastikan bahwa Anda memahami pesan yang ingin disampaikan dan bagaimana cara Anda akan menyampaikannya. Buat sketsa atau outline
dari materi dan pastikan Anda memiliki semua bahan yang diperlukan.

Melakukan persiapan sebelum presentasi sangat penting karena itu memastikan bahwa Anda siap dan menghindari kebingungan atau kesalahan saat memberikan presentasi. Persiapan juga membantu membangun kepercayaan diri dan rasa percaya diri sehingga Anda dapat berbicara dengan suara yang jelas dan mempengaruhi audiens.

2. Susun Struktur Presentasi

Strukturkan presentasi Anda dengan baik dengan memastikan bahwa setiap bagian memiliki tujuan dan membuat perpindahan dari satu bagian ke bagian lainnya dengan jelas. Ini akan membantu membuat presentasi lebih mudah dipahami oleh audiens.

Pada umumnya, struktur presentasi terdiri dari:

● Pembukaan: Bagian ini menyampaikan tujuan dan pesan dasar presentasi Anda, dan memperkenalkan Anda dan topik presentasi Anda.
● Latar Belakang: Ini membahas latar belakang topik presentasi dan memastikan bahwa audiens memahami konteks dari apa yang akan Anda sampaikan.
● Isi Utama: Bagian ini menjelaskan informasi dan detail tentang topik presentasi Anda, melalui bahan-bahan visual seperti grafik, tabel, dan slide presentasi.
● Contoh dan Ilustrasi: Ini menyediakan contoh dan ilustrasi untuk membantu audiens memahami pesan Anda dengan lebih baik.
● Kesimpulan: Bagian ini menyimpulkan poin-poin utama yang dibahas dalam presentasi dan memastikan bahwa pesan Anda diterima dengan baik oleh audiens.
● Tanya Jawab: Bagian ini memberikan kesempatan bagi audiens untuk bertanya dan membahas topik presentasi Anda lebih lanjut.
● Penutup: Bagian ini menyimpulkan presentasi Anda dan mengucapkan terima kasih kepada audiens atas perhatian mereka.

3. Terapkan Penggunaan Visual yang Baik Gunakan visual seperti slide presentasi, grafik, dan video untuk membantu memperkuat pesan Anda dan membuat materi lebih mudah dipahami oleh audiens. Konsep visual yang baik juga dapat membantu mempertajam fokus pada materi yang ingin disampaikan. Jangan lupa untuk mengecek ulang dan melakukan review materi presentasi yang telah dibuat agar hasilnya sempurna.

Intinya, penggunaan visual yang baik dan tepat dalam presentasi sangat penting untuk memastikan bahwa pesan disampaikan dengan jelas dan efektif, dan memastikan bahwa audiens memahami dan mengingat pesan tersebut.

4. Kemas Secara Jelas dan Ringkas

Sampaikan pesan Anda dengan jelas dan ringkas. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan hindari penggunaan istilah yang rumit. Ini akan membantu memastikan bahwa audiens Anda
memahami pesan Anda dan tidak kehilangan fokus.

Jika presentasi terlalu panjang, audiens akan cenderung kehilangan fokus dan kebosanan, dan sulit memahami dan mengingat pesan yang disampaikan. Selain itu, presentasi yang terlalu panjang juga dapat membuat audiens merasa jenuh dan tertekan, dan mengurangi minat mereka terhadap topik yang dibahas.

5.Latihan Sebelum Mulai Presentasi

Latihlah presentasi Anda sebelum memberikannya. Ini akan membantu Anda membuat perubahan pada presentasi Anda sebelum memberikannya itu dan memastikan bahwa Anda merasa nyaman dan percaya diri saat memberikan presentasi. Latihlah presentasi Anda beberapa kali sebelum memberikan presentasi sungguhan.

6. Mulai dengan Pembukaan dan Interaksi

Pastikan Anda memulai dengan pembukaan presentasi. Beberapa teknik serta contoh pembukaan presentasi yang bisa Anda terapkan, antara lain:

● Pertanyaan Rangkuman
Mulai dengan mengajukan pertanyaan yang menjelaskan topik presentasi, seperti "Bagaimana kita dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja?" atau "Apa yang akan kita pelajari hari ini tentang teknologi terbaru?" Ini membantu memfokuskan perhatian audiens dan membuka jalan untuk presentasi.

● Anekdot
Sampaikan anekdot yang relevan dan menarik untuk memperkenalkan topik presentasi dan membantu membuat suasana lebih menyenangkan. Misalnya, "Saya baru saja bertemu dengan seorang pemilik bisnis yang sangat senang dengan hasil implementasi teknologi baru dalam bisnisnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya teknologi dalam bisnis saat ini.

● Memaparkan Statistik atau Fakta
Mulai dengan menyajikan fakta atau statistik yang mengejutkan dan menunjukkan pentingnya topik presentasi, seperti "Setiap tahun, lebih dari 75% perusahaan mengalami kegagalan karena tidak memiliki strategi pemasaran yang efektif." Ini membantu memperkuat pesan dan menarik perhatian audiens.

Setelah membuka dan mulai presentasi, jangan lupa untuk berinteraksi dengan audiens. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melalui pertanyaan, diskusi, atau interaksi secara visual. Ini akan
membantu mempertahankan fokus audiens dan membuat presentasi lebih menyenangkan.

7. Akhiri dengan Penutupan Presentasi

Mengakhiri presentasi dengan baik membantu memastikan bahwa pesan yang disampaikan diterima dan diingat oleh audiens. Salah satu cara adalah menyimpulkan pesan utama dan mengakhirnya dengan penutup presentasi yang baik.

Melakukan penutup presentasi yang baik dapat dilakukan dengan menyajikan ringkasan dari presentasi, menekankan poin-poin kunci, atau mengajukan pertanyaan terbuka untuk memastikan bahwa audiens memahami pesan yang disampaikan.

Tak lupa, Anda harus menerima saran dan kritik dari audiens setelah presentasi. Ini akan membantu memperbaiki presentasi di masa depan dan memastikan bahwa pesan Anda nanti dapat diterima dengan baik oleh audiens.

Itulah tadi cara presentasi yang baik disertai tipsnya secara lengkap. Anda dapat menggunakan berbagai macam platform untuk membantu menunjang kebutuhan presentasi, salah satunya pembuat presentasi Canva yang dilengkapi fitur menarik.

Selamat mencoba!

Facebook Comments Box