Beranda Kampus Realisasi Modul Nusantara, PMM UMGO Kunjungi 5 Wisata di Gorontalo

Realisasi Modul Nusantara, PMM UMGO Kunjungi 5 Wisata di Gorontalo

0

MataKita.co, Gorontalo – Program kebinekaan menjadi hal yang menarik, bagi pertukaran mahasiswa merdeka. Untuk mengenal lebih dalam akan nilai sejarah dan budaya serta melihat secara langsung beberapa spot wisata unggulan di Provinsi Gorontalo dengan melakukan perjalanan ke

tempat-tempat wisata.

Dalam rangka kegiatan Modul Nusantara, rombongan Mahasiswa Inbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) “Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)” Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) melakukan kunjungan wisata yang ada di Provinsi Gorontalo, pada Sabtu (18/05/2024). Adapun kunjungan destinasi wisata modul nusantara diantaranya :

– Kunjungan ke Danau Perintis, Bone Bolango (Kebhinekaan)

– Kunjungan Masjid dan Makam Raja Ilato Ju Panggola di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo (Kebhinekaan)

– Kunjungan Cagar Budaya Masjid Hunto Sultan Amai, Kota Gorontalo  (Kebhinekaan).

– Kunjungan ke Hiu Paus (Kebhinekaan)

– Kunjungan Makam pahlawan Gorontalo Nani Wartabone, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango ( kebhinekaan).

Salah satu mahasiswa PMM UMGO yang berasal dari Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta, Erna S. Herdiana, mengaku sangat excited berkesempatan mengunjungi salah satu ikon wisata Gorontalo yang peminatnya hingga menyentuh wisatawan asing yaitu Wisata Hiu Paus dan terbayar dengan pengalaman luar biasa bisa melihat hiu paus secara dekat.

“Wiisatawan tak merasa kesulitan untuk melihat paus. Dari atas kapal dengan jarak 100 meter di bibir pantai, paus atau ikan raksasa dengan nama latin Rhincodon typus itu sudah bisa terlihat. Jadi saya baru pertama kali datang di wisata hiu paus di Botubarani ini. Alhamdulillah tadi ada dua ekor yang muncul, saya merasa excited sekali melihat langsung. Panjangnya seukuran perahu yang kita naiki ini, diperkirakan 5 sampai 7 meter,” Jelasnya.

Sebagai mahasiswa Pariwisata, Erna mengharapkan pada pengunjung lokasi objek wisata hiu paus dapat menaati aturan berinteraksi yaitu tidak boleh menyentuh dan bagi para penyelam harus jaga jarak sejauh empat meter.

“Juga kepada pemandu wisata atau masyarakat sekitar untuk senantiasa memberikan pemberitahuan tentang aturan cara interaksi dengan hewan tersebut. Sebelum melakukan wisata hiu paus, pengunjung tidak boleh menyentuh, tidak bisa memprovokasi dan menggunakan alat keselamatan, kemudian menjaga jarak dengan dari kepala hingga ekor sejauh empat meter dan beberapa aturan lainnya yang harus dengan penuh kesadaran kita taati,” Harapnya.

Sementara itu, Anggun Suci Ramadani mahasiswa PMM UMGO yang berasal dari Universitas Dharmas Indonesia, Sumatera Barat, mengatakan dalam modul nusantara ia bersama teman-teman berkesempatan mengunjungi tempat bersejarah dan mengandung nilai spritual dan religi.

“Kami mengunjungi masjid tertua di Gorontalo yakni Masjid Hunto Sultan Amai dimana disampaikan sejarah mashid itu dibangun pada tahun 1495 oleh Sultan Amai, pemimpin Kerajaan Gorontalo yang pertama kali yang pertama kali masuk Islam dan menyebarkannya. Kemudian kami juga berziarah di makam salah satu Raja tertua di Gorontalo yakni Ju Panggola, ia juga salah satu Awulia atau Wali yang menyebarkan agama Islam di Gorontalo pada tahun 1400 SM, Ju Panggola meninggalkan ilmu yang diterapkan lewat bela diri,” Ucapnya.

Lanjut Suci, perjalan dilanjutkan di tempat bersejarah lainnya yakni Kediaman tokoh besar Provinsi Gorontalo yakni Bapak Nani Wartobone yang juga dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Gorontalo.

“Di rumah ini terdapat beberapa peninggalan Pak Nani Wartabone mulai dari tempat tidur, alat makan, meja makan, kamar-kamar, ruang kerja dan beberapa benda sejarah lainnya yang penuh akan history di halaman rumah ini juga  terdapat makam beliau perjalan ini semakin membuka cakrawala kami mengenai sejarah -sejarah yang ada di Gorontalo. Perjalan panjang kami pun berakhir di wisata Danau Perintis yang terletak di Bone Bolango disini kami menikmati suasana sore menjelang petang dengan panorama danau perintis yang sangat menenangkan dan indah,” Tutupnya.

Facebook Comments Box