Beranda Lensa Peringati IWD 2026, PWI dan Koalisi Perempuan Indonesia Pangkep Bagikan Takjil dan...

Peringati IWD 2026, PWI dan Koalisi Perempuan Indonesia Pangkep Bagikan Takjil dan Pesan Anti Kekerasan

0
Sakinah Fitrianti Baharuddin

MataKita.co, Pangkep — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkep bersama Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Pangkep memperingati International Women’s Day (IWD) 2026 dengan menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat di depan Kantor Bupati Pangkep, Senin (9/3/2026).

Tak sekadar berbagi takjil, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kampanye sosial dengan membagikan goodie bag yang berisi pesan edukasi tentang pentingnya menciptakan ruang aman bagi perempuan serta upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Pangkep, Haniah, mengatakan peringatan Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu perempuan dan anak.

“Agar angka kekerasan maupun pelecehan terhadap perempuan dan anak bisa menurun dan dapat kita tekan. Tindakan kecil yang kita lakukan dalam pencegahan kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan sangat berarti bagi sesama perempuan. Mari wujudkan dunia yang indah tanpa kekerasan,” ujarnya.

Haniah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep untuk menyampaikan pesan sosial secara langsung kepada masyarakat.

Ia menuturkan, semangat kesetaraan perempuan saat ini tidak lagi sekadar wacana, melainkan mulai terwujud dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari ruang digital, ekonomi kreatif hingga panggung politik.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Pangkep, Sakinah Fitrianti, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Koalisi Perempuan Indonesia merupakan bagian dari peran insan pers dalam mengedukasi masyarakat terkait isu perempuan dan anak.

“Melalui momentum International Women’s Day ini, kami ingin memperkuat pesan bahwa media memiliki peran penting dalam menyebarkan edukasi, meningkatkan kesadaran publik, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan setara bagi semua, termasuk pentingnya ruang aman bagi perempuan,” tuturnya.

Sakinah menambahkan, pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut tidak hanya diberikan secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga melalui goodie bag yang dibagikan serta disebarluaskan melalui media massa dan media sosial.

“Pesan yang disampaikan secara langsung lewat goodie bag berisi takjil dan pesan bahwa setiap perempuan berhak atas ruang aman. Ketika goodie bag itu digunakan kembali, secara tidak langsung kampanye ini akan terus berlanjut,” jelasnya.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT