Beranda Lensa Partai Masyumi Desak Pemerintah RI Tekan AS-Israel Hentikan Agresi

Partai Masyumi Desak Pemerintah RI Tekan AS-Israel Hentikan Agresi

0
Ketua Umum DPP Partai Masyumi, Ahmad Yani

matakita.co, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Partai Masyumi mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah diplomasi aktif untuk menekan Amerika Serikat dan Israel agar segera menghentikan agresi militer di Timur Tengah.

Sikap itu tertuang dalam Pernyataan Sikap Nomor 014/03/2026 yang diterbitkan pada 31 Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, partai menilai eskalasi konflik di kawasan berpotensi memicu perang global yang lebih luas dan mengancam stabilitas dunia. 

Ketua Umum DPP Partai Masyumi, Ahmad Yani, menegaskan bahwa Indonesia harus berpijak pada amanat konstitusi untuk menolak segala bentuk penjajahan dan agresi militer.

“Pemerintah Republik Indonesia harus mengambil peran aktif menekan Amerika Serikat dan Israel untuk segera menghentikan agresi serta mendorong penyelesaian damai demi menjaga perdamaian dunia,” tegas Ahmad Yani dalam pernyataan resminya. 

Partai Masyumi juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI Farizal Rhomadhon, yang tengah menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon.

Menurut partai, insiden tersebut menjadi alarm serius tentang pentingnya perlindungan hukum internasional terhadap personel penjaga perdamaian.

“Gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB harus menjadi perhatian dunia internasional dan memperkuat urgensi penghentian konflik bersenjata di kawasan,” lanjutnya. 

Dalam pernyataan yang sama, DPP Partai Masyumi juga meminta pemerintah membawa isu penghentian agresi tersebut ke forum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Indonesia harus mendorong Palestina diterima sebagai anggota penuh PBB sebagai negara berdaulat tanpa intimidasi dan agresi,” bunyi salah satu poin sikap partai. 

Selain itu, Partai Masyumi mendesak penguatan diplomasi negara-negara Muslim melalui Organisation of Islamic Cooperation untuk membangun aliansi strategis di bidang pertahanan dan pembangunan.

Partai juga menilai keberadaan pangkalan militer asing serta sanksi ekonomi sepihak terhadap Iran menjadi faktor yang memperpanjang instabilitas kawasan Timur Tengah. 

Karena itu, DPP Partai Masyumi menegaskan akan terus mengawal arah kebijakan pemerintah agar tetap sejalan dengan prinsip konstitusi dan nilai kemanusiaan universal.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT