MataKita.co, Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Forum Humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah–Aisyiyah (PTMA) yang dilaksanakan pada 5–7 Desember 2025 di Grand Rohan Hotel Yogyakarta. UMGO mengirimkan Widya Rizki Mantau, S.Kom, selaku Staf Humas untuk menjadi bagian dalam forum strategis nasional tersebut.
Rakornas ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya sejak forum Humas PTMA terbentuk pada tahun 2014, kegiatan terselenggara dalam format resmi dan terstruktur setelah bertahun-tahun hanya berinteraksi melalui grup komunikasi digital.
Perjalanan panjang forum humas PTMA mulai menemukan pijakan setelah Majelis Diktilitbang Muhammadiyah pada tahun 2021 menyelenggarakan pelatihan humas Batch 1–5. Dari kegiatan tersebut muncul inisiasi pembentukan forum real yang tidak lagi sebatas komunikasi informal.
Transformasi ini mencapai puncaknya pada tahun 2025 dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Forum Humas PTMA, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan Rakornas resmi pertama ini.
Ratusan peserta dari 74 PTMA hadir dan berpartisipasi aktif dalam penyusunan arah gerak humas Muhammadiyah perguruan tinggi ke depan.
Ketua Forum Humas PTMA, Ariadi Nugraha, M.Pd, menegaskan peran penting humas sebagai representasi wajah institusi.
“Humas adalah arsitek komunikasi institusi. Tugas kita memastikan pesan, identitas, nilai, dan prestasi kampus tersampaikan kepada publik dengan tepat dan bermartabat,” ujarnya.
UAD Sambut Peserta dengan Hangat
Wakil Rektor IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Utik Bidayati, SE., MM., memberikan sambutan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakornas.
“Selamat datang di Jogja. Semoga tiga hari ke depan bukan hanya kegiatan kerja, tetapi ruang bertukar pikiran, membangun jejaring, dan menghadirkan pengalaman yang nyaman dan bermakna,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa humas harus mampu membaca kebutuhan publik internal dan eksternal, terutama mahasiswa sebagai stakeholder terbesar, agar informasi kampus dapat dikemas dengan relevan dan mudah diterima.
Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang Muhammadiyah, Dr. Muhammad Mudzakkir, Ph.D., menegaskan bahwa Rakornas ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi mulai membangun sistem komunikasi terintegrasi di lingkungan PTMA.
“Ini momentum penyamaan persepsi agar humas mampu bergerak selaras dengan majelis dan membawa PTMA lebih maju, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan publik,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan amanah dari Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Irwan Akib, mengenai pentingnya strategi branding universitas.
Sebagai delegasi, Widya Rizki Mantau, S.Kom menyampaikan bahwa keikutsertaan UMGO bukan sekadar hadir sebagai peserta, tetapi membawa misi peningkatan kapasitas dan kualitas manajemen komunikasi kampus.
“Kami berharap ilmu, jejaring, dan strategi yang diperoleh dalam Rakornas ini menjadi bekal untuk memperkuat peran humas UMGO dalam membangun citra kampus yang profesional, kompetitif, dan selaras dengan identitas Muhammadiyah,” tutupnya.







































