Beranda Kampus Mahasiswa KKNT UNHAS Hadirkan Edukasi Visual untuk Cegah Stunting dan DBD di...

Mahasiswa KKNT UNHAS Hadirkan Edukasi Visual untuk Cegah Stunting dan DBD di Kelurahan Cappa Galung Parepare

0

Matakita.co, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin menghadirkan Gerakan Edukasi Visual Kesehatan Masyarakat: Cegah Stunting dan DBD Sejak Dini di Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Program ini menjadi upaya nyata mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga sejak dini.

Melalui pendekatan edukasi visual, mahasiswa menyampaikan pesan-pesan kesehatan dalam bentuk poster, spanduk, dan infografis yang dirancang sederhana, informatif, dan mudah dipahami. Media edukasi tersebut dipasang di sejumlah titik strategis agar dapat dibaca oleh masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan anak, penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta langkah-langkah pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui penerapan 3M Plus. Pendekatan visual ini diharapkan mampu membantu masyarakat lebih mudah mengingat serta menerapkan pesan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Penyelenggara kegiatan, Sagita Aryadna Putri, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian mahasiswa KKN untuk benar-benar hadir dan memberi dampak di tengah masyarakat.

“Kami percaya setiap anak berhak tumbuh sehat dan setiap keluarga berhak memperoleh informasi kesehatan yang mudah dipahami. Stunting dan DBD bukan sekadar angka dalam data, melainkan persoalan nyata yang dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sagita, edukasi visual dipilih karena dinilai lebih dekat dengan keseharian warga.

“Kami ingin berbicara dengan masyarakat melalui bahasa yang sederhana dan visual yang akrab. Lewat poster dan infografis, pesan 

tentang gizi anak, kebersihan lingkungan, dan pencegahan DBD diharapkan lebih mudah diterima, diingat, dan dipraktikkan,” tambahnya.

Ia juga berharap program ini dapat meninggalkan dampak jangka panjang meski masa KKN terbatas.

“Jika satu keluarga mulai peduli, satu anak tumbuh lebih sehat, dan satu lingkungan menjadi lebih bersih, maka bagi kami program ini sudah sangat berarti,” tutupnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari aparat kelurahan dan masyarakat setempat. Melalui gerakan edukasi visual tersebut, mahasiswa KKNT Gelombang 115 Universitas Hasanuddin berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT