Matakita.co, Gorontalo — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Gorontalo kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus unggul dan berkemajuan melalui pelaksanaan Yudisium Sarjana Keperawatan dan Sarjana Kebidanan, Senin (2/2/2026) atau bertepatan dengan 14 Sya’ban 1447 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Kedokteran Lantai V Fakultas Kedokteran UMGO dan diikuti oleh para mahasiswa yang telah menuntaskan studi akademik jenjang sarjana.
Yudisium ini menjadi penanda berakhirnya fase akademik sekaligus awal langkah baru menuju pendidikan profesi. Para peserta secara resmi disahkan sebagai lulusan Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan Sarjana Kebidanan (S.Keb), sebelum melanjutkan ke jenjang profesi Ners dan Profesi Bidan.
Dekan FIKES UMGO, Dr. Zuriati Muhamad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan ketekunan mahasiswa selama masa studi. Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah garis akhir, melainkan gerbang menuju tantangan profesional yang lebih besar.
“Hari ini adalah buah dari kerja keras kalian. Namun ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal perjuangan baru. Masih ada pendidikan profesi yang harus ditempuh selama satu tahun, baik Ners maupun Profesi Bidan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Zuriati juga mengungkapkan capaian membanggakan FIKES UMGO dalam pelaksanaan Computer Based Test (CBT) yang diikuti oleh lima perguruan tinggi. Tingkat kelulusan Uji Kompetensi (Ukom) mahasiswa FIKES UMGO tercatat mencapai 98 persen, sebuah capaian yang diharapkan mampu memacu semangat mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme.
Tak hanya kompetensi teknis, Dekan FIKES UMGO menekankan pentingnya nilai etika, empati, dan kemanusiaan dalam praktik pelayanan kesehatan.
“Sebagai calon perawat dan bidan profesional, kalian tidak hanya dituntut cakap secara akademik dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki empati, etika, dan komitmen pelayanan. Jadilah tenaga kesehatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan serta mampu menjadi kebanggaan almamater,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa terhitung mulai 2 Februari 2026, seluruh peserta yudisium telah berstatus mahasiswa aktif pendidikan profesi, sehingga diharapkan tetap menjaga disiplin, semangat belajar, dan integritas akademik.
Melalui yudisium ini, FIKES UMGO berharap para lulusan mampu menempuh pendidikan profesi dengan penuh tanggung jawab serta siap hadir sebagai tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam pelayanan kesehatan yang berkeadaban.






































