Matakita.co, Sidrap – Di era keterbukaan informasi, website kelurahan bukan hanya sekadar pajangan, melainkan sarana vital untuk pelayanan dan promosi ekonomi.
Memahami hal ini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin, Aydil Fitra Mulya, menginisiasi program Revitalisasi Sistem Informasi Kelurahan (SIK) secara menyeluruh di Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. (28/1/2026)
Aydil Fitra Mulya, mahasiswa Departemen Statistika FMIPA Unhas, bergerak dengan tiga fokus utama, yaitu visualisasi data kependudukan, digitalisasi potensi UMKM, dan peningkatan kapasitas perangkat kelurahan.
Dalam sosialisasi programnya, Aydil menjelaskan bahwa selama ini potensi ekonomi warga belum terekspos secara digital. Oleh karena itu, ia melakukan pendataan langsung ke pelaku UMKM di Lawawoi untuk kemudian diunggah ke dalam menu khusus di website kelurahan.
”Website kelurahan ini harus hidup dan memberi dampak ekonomi. Selain memvisualisasikan data statistik penduduk menjadi infografis yang menarik, kami juga mendata produk-produk unggulan warga. Tujuannya agar siapa saja yang membuka website Lawawoi bisa melihat potensi bisnis lokal yang ada di sini,” ujar Aydil.
Tak hanya sekadar membenahi konten, aspek keberlanjutan program juga menjadi prioritas. Aydil turut menggelar pelatihan operasional website bagi staf kelurahan. Pelatihan ini difokuskan pada manajemen konten, khususnya tata cara penulisan dan pengunggahan berita kegiatan desa serta pembaruan data UMKM.
Guna memastikan program ini terus berjalan meski masa KKN telah usai, Aydil juga menyusun Buku Panduan Teknis Pengelolaan Website. Buku panduan ini akan diserahkan kepada pihak kelurahan sebagai pedoman praktis bagi operator desa dalam mengelola fitur-fitur website secara mandiri di masa depan.
”Sistem yang bagus akan percuma jika tidak ada yang menjalankannya. Dengan adanya pelatihan dan buku panduan ini, kami berharap staf kelurahan memiliki pegangan yang jelas untuk terus meng-update informasi dan potensi kelurahan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mengubah wajah pelayanan digital Kelurahan Lawawoi menjadi lebih informatif, transparan, dan mampu mendongkrak perekonomian warga melalui promosi digital.






































