Beranda Kampus BKMF Sinapsis FIKK UNM Lolos Abdidaya Ormawa Nasional 2026

BKMF Sinapsis FIKK UNM Lolos Abdidaya Ormawa Nasional 2026

0

MataKita.co, Makassar — Badan Kegiatan Mahasiswa Fakultas (BKMF) Sinapsis Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) lolos sebagai peserta Abdidaya Ormawa Nasional 2026. Capaian tersebut diraih setelah tim menjalankan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) selama sekitar empat bulan di Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.

Dalam program tersebut, BKMF Sinapsis mengusung inovasi bertajuk “Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Baruga Sipakatau Berbasis Local Digital Health Center Beroanging dalam Mendukung SDGs Desa”.

Program ini mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan teknologi untuk memperkuat pelayanan serta pemantauan kesehatan berbasis desa.

Dekan FIKK UNM, Dr. Andi Attsam Mappanyukki, M.Kes., mengatakan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan di ruang kuliah, tetapi juga mampu menerapkannya untuk menjawab persoalan di masyarakat.

“Fakultas senantiasa mendukung kegiatan mahasiswa yang memberikan ruang untuk belajar dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Kami berupaya memfasilitasi mahasiswa agar dapat menjalankan program dengan baik sekaligus mengembangkan kemampuan melalui pengalaman di lapangan,” kata Andi Attsam.

Wakil Dekan III FIKK UNM, Dr. Fahrizal, M.Pd., menambahkan, pendampingan terhadap kegiatan kemahasiswaan diarahkan agar program yang dilaksanakan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami terus mendukung dan membantu mahasiswa dalam setiap proses pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan, termasuk PPK Ormawa. Harapannya, pengalaman selama berada di masyarakat menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Lima Bidang Pemberdayaan

Dalam pelaksanaannya, tim PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM mengembangkan Baruga Sipakatau yang mencakup lima bidang pemberdayaan, yakni ibu dan anak, remaja, lansia, lingkungan, serta pangan lokal.

Kelima bidang tersebut diperkuat melalui SIPAKATAU (Sistem Kesehatan Terpadu) sebagai instrumen berbasis teknologi untuk mendukung pemantauan dan pengelolaan kesehatan masyarakat secara lebih terintegrasi.

Sejumlah inovasi diterapkan, antara lain pemantauan pertumbuhan balita dan pendampingan ibu dan anak. Untuk kelompok remaja, program diarahkan antara lain pada pengingat konsumsi tablet tambah darah.

Sementara itu, program bagi lansia mencakup aktivitas fisik dan pemantauan kesehatan. Tim juga mengembangkan kegiatan pengelolaan lingkungan serta produk pangan lokal bergizi dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di Desa Beroanging.

Pelaksanaan PPK Ormawa tersebut didampingi Hezon Alhim Dos Santos, S.Pd., M.Pd. Ia mengawal proses pelaksanaan program bersama mahasiswa hingga BKMF Sinapsis berhasil melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional 2026.

Libatkan 69 Kader Desa

Program Baruga Sipakatau tidak hanya melibatkan mahasiswa. Sebanyak 69 kader dari unsur Posyandu, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Satuan Tugas Desa, dan Karang Taruna dilibatkan untuk memperkuat keberlanjutan program di Desa Beroanging.

Pelibatan kader menjadi bagian penting agar inovasi yang telah dikembangkan selama PPK Ormawa tetap dapat dijalankan dan dikembangkan masyarakat setelah program mahasiswa selesai.

Keberhasilan melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional 2026 sekaligus menjadi apresiasi terhadap proses kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat Desa Beroanging.

Bagi BKMF Sinapsis FIKK UNM, PPK Ormawa tidak semata-mata diarahkan untuk menyelesaikan rangkaian kegiatan. Program tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas sekaligus mendorong masyarakat membangun sistem pemberdayaan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Setelah dinyatakan lolos, BKMF Sinapsis FIKK UNM akan mempersiapkan diri menuju Abdidaya Ormawa Nasional 2026. Tim akan membawa inovasi, pengalaman pemberdayaan, serta capaian yang diperoleh selama pelaksanaan PPK Ormawa di Desa Beroanging ke tingkat nasional.

Capaian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas praktik baik pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box