MataKita.co, Gorontalo – Kabupaten Kota se provinsi Gorontalo menyatu di hari puncak kegiatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS), pada kegiatan ini Kabupaten Pohuwato yang di pilih menjadi tuan rumah dalam palaksanaan HARGANAS tingkat Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang berlokasi cukup strategis dimana lokasinya merupakan tempat wisata di Kabupaten Pohuwato tepatnya di Pantai Pohon Cinta, Kamis (08/08/2019).
Kegiatan yang bertemakan hari keluarga hari kita semua, dengan makna hari keluarga menjadi hari keluarga kita semua.
Di momen penting ini kepala perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Muhamad Edi Muin, mengatakan bahwa dalam peringatan hari keluarga nasional yang ke 26 tingkat Provinsi Gorontalo merupakan perhelatan akbar yang dapat membangkitkan semangat dan menggugat kesadaran masyarakat betapa pentingnya keluarga.
“Dengan menanamkan kebaikan dan budi pekerti dalam keluarga akan mnciptakan keharmonisan dan ketahanan keluarga,” ucap Muhamad Edi Muin.
Menurutnya kegiatan ini juga bertujuan untuk memicu kesadaran kolektif akan kesadaran arti pentingnya keluarga dalam kehidupan sosial, dengan Slogan HARGANAS “Cinta Keluarga, Cinta Terencana” yang mengandung makna jika sebelum membangun keluarga harus mulai dengan perencanaan yang baik.
Dalam peringatan hari keluarga nasional ini juga merupakan alarm untuk masyarakat Provinsi Gorontalo, di saat rasa cinta dan perhatian keluarga mulai memudar karena berbagai alasan dalam kehidupan sehari-hari, maka momen perayaan Hari Keluarga Nasional bisa menjadi menginspirasi.
“Maka pada moment HARGANAS ini kita gabungkan kembali gerakan ke meja makan, tujuannya adalah merajut dan memabungun kembali keharmonisan keluarga melaui makan bersama di meja makan tanpa ada Gadget.” Lanjuntya.
Dirinya juga mengungkapkan melalui prgram KKBPK pada tahun 2017 Provinsi Gorontalo merupakan salah satu provinsi yang berhasil menurunkan angka Total Fertility Rate (TFR) atau angka kelahiran 2,5 sebelumnya pada periode survei SDKI tahun 2012-2017, TFR Gorotalo bertahan pada angka 2,6.
“Dengan hasil ini Gorontalo menepati peringkat kedua TFR terbaik di luar Jawa dan Bali, selama 10 tahun berturut-turut TFR Gorontalo bertahan pada angka 2,6 dan baru sekarang turun menjadi 2,5,” tutupnya








































