MataKita.co, Kolaka – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XII Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka resmi memulai kegiatan KKN di Desa Lapao-Pao, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Mengusung tema “Desa Berdampak: Berdaya, Edukatif, Responsif, dan Kolaboratif”, kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dalam bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. (21/07/2025)
Sebelumnya, kedatangan para mahasiswa disambut secara resmi oleh pemerintah Desa Lapao-Pao dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Balai Desa dan Posko KKN. Sekretaris Desa Lapao-Pao, Ernawati, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan USN Kolaka dalam menjadikan desanya sebagai lokasi pengabdian.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa. Ini menjadi energi baru bagi desa kami, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan pembangunan,” ungkap Sekdes dalam sambutannya.
Ia juga berharap mahasiswa dapat turut aktif mendukung kegiatan desa, khususnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang akan diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan sosial bersama warga.
Selama masa pengabdian, mahasiswa KKN juga telah merancang sejumlah program kerja unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya adalah sosialisasi pencegahan anemia bagi anak-anak, remaja, dan ibu muda; edukasi pengelolaan sampah berbasis rumah tangga; serta sosialisasi platform digital guna meningkatkan daya tarik pemasaran yang ditujukan bagi siswa SMA di Desa Lapao-Pao.
Program-program tersebut dirancang tidak hanya untuk bersifat edukatif, tetapi juga berdampak jangka panjang sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Lapao-Pao, Hanif Kurniadi, S.E., M.B.A., CDMP, menegaskan pentingnya sinergi dalam pelaksanaan program ini.
“KKN bukan hanya sekadar kegiatan wajib mahasiswa, melainkan ruang aktualisasi diri sekaligus kontribusi nyata dalam membangun desa. Dukungan dari pemerintah daerah, kecamatan, dan desa sangat berarti dalam mewujudkan kolaborasi ini,” jelasnya.
Kegiatan KKN ini diharapkan menjadi katalisator perubahan sosial yang mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus mengokohkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berdampak langsung di tengah-tengah kehidupan warga desa.






































