Matakita.co – Gorontalo, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) secara resmi melakukan Kick Off Pnyusunan Rencana Aksi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Provinsi Gorontalo Tahun 2025 – 2029.
Dalam Sambutannya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Ir. Diano Tino Tandaju, S.T.,M.Erg mengatakan acara ini merupakan tindak lanjut pertemuan. Hal itu di ungkapkan langsung di hadapan Gubernur Gorontalo dan peserta. Kamis (16/10/2025) bertempat di Hulontalo Ballroom
“kita yang pertama telah laksanakan pada bulan Mei lalu, yang mana kami sampaikan kepada Bapak Ibu semua terkait 30 indikator kependudukan yang kita harapkan masuk dalam dokumen perencanaan daerah. Dan berdasarkan monitoring kami, indikator tersebut telah masuk dalam dokumen perencanaan daerah berjumlah antara 23 s.d 27 indikator kami ucapkan terimakasih kepada Bapak/ibu semua”, Jelanya
Bkkbn mengundang -+ 300 orang, yaitu para kepala Dinas terkait bersama bidang perencanaan di lingkup Provinsi Gorontalo, kepala OPDKB dan Dinas terkait di kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo, serta kami mengundang para penyuluh KB se provinsi Gorontalo.
“Kami mengundang para PLKB, karena mereka salah satu ujung tombak pelaksana pembangunan kependudukan ditingkat desa. Mereka akan mendengarkan langsung bagaimana evaluasi pelaksanaan penurunan stunting dari Bapak kepala perwakilan BPKB Gorontalo, mereka dan kita semua akan mendengarkan arahan dari Bapak Gubernur serta materi dari bapak Deputi tentang Peta Jalan Pembangunan Kependudukan”, tandasnya
Kegiatan ini di harapkan menjadi satu langkah bersama merencanakan pembangunan kependudukan menuju indonesia mas 2045.
Di tempat yang sama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan jangan melakukan penilaian sendiri biarkan yang menilai kinerja Kementerian, pemerintahan sebuah penyelenggaraan.

“Penghargaan yang saya terima ini, penghargaan untuk kita semua. Saya tidak sendiri membangun dan bekerja untuk daerah ini”, Kata Gusnar
Menurutnya pembangunan kependudukan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga oleh bagaimana kita mengelola penduduk sebagai subjek sekaligus objek pembangunan secara seimbang, berkualitas, dan berdaya saing”, lanjutnya.
Kata Gusnar, kita patut bersyukur bahwa selama tahun 2024, Provinsi Gorontalo telah mencatat beberapa capaian penting dalam bidang pembangunan kependudukan.
Beberapa capaian tersebut antara lain. penurunan angka TFR (Total Fertility Rate) menjadi 2,3 anak per perempuan, mendekati angka ideal pengendalian pertumbuhan penduduk.
Peningkatan indeks pembangunan keluarga (bangga) gorontalo yang mencapai 61,5 poin, menunjukkan peningkatan kualitas ketahanan keluarga. peningkatan akses dan cakupan layanan keluarga berencana (kb) modern sebesar 72%, dengan partisipasi aktif dari masyarakat dan tenaga kesehatan.
“Penurunan angka stunting menjadi 23,9%, berkat integrasi program intervensi spesifik dan sensitif lintas sektor. alhamdulillah hari ini, saya gubernur gorontalo mendapatkan penghargaan, kami ucapkan terima kasih kepada bapak menteri atas penghargaan”, ucapnya.
Dirinya menambahkan “capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras kita semua, baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media. namun demikian, masih terdapat tantangan ke depan yang perlu kita hadapi secara strategis dan sistematis”, tutupnya sekaligus membuka kegiatan.
Pada kesempatan kali ini penyerahan apresiasi kepada Juara 1 Tingkat Nasional Lomba Rumah Data Kependudukan tahun 2025 dan Apresiasi kepada Sekolah atas Juara 2 Nasional lomba Sekolah Siaga Kependudukan.
Selain itu juga, lomba Kampung Keluarga Berkualitas Provinsi Gorontalo memperoleh Juara 1 Tingkat Nasional.
Apresiasi ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapak Deputi Pengendalian penduduk, sehingga pada kesempatan kali ini kami mengundang beliau untuk langsung menyerahkan penghargaan tersebut.






































