Matakita.co, Pangkep — Forum Kajian Ekonomi Syariah (FORKEIS) UIN Alauddin Makassar secara resmi menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 H setelah seluruh agenda kegiatan berlangsung selama lima hari dengan lancar, khidmat, dan penuh kebersamaan di Desa Kassi Loe, kabupaten Pangkep. (7/3/2026)
Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual serta kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Berbagai aktivitas keagamaan dan sosial digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari kajian keislaman, pembinaan masyarakat, hingga Festival Anak Shaleh yang melibatkan anak-anak di desa setempat.
Selain menjalankan program Safari Ramadhan, FORKEIS juga berupaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat berbagi, serta meningkatkan
kesadaran sosial baik di kalangan pengurus maupun masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus mendorong kolaborasi dalam kegiatan-kegiatan kebaikan.
Direktur Eksekutif KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar, Ryaas Syahputra, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Tidak terasa sudah lima hari kami dari FORKEIS UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan di Desa Kassiloe. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa dan seluruh warga yang telah menerima kami dengan sangat baik serta memberikan dukungan penuh. Terima kasih juga kepada seluruh panitia Safari Ramadhan serta adik-adik yang telah mengikuti Festival Anak Shaleh. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Babinsa Desa Kassi Loe, Serma Budianto, yang menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan anak-anak dan penguatan silaturahmi.
“Terima kasih kepada adik-adik KSEI FORKEIS yang telah memilih Desa Kassiloe sebagai lokasi kegiatan Safari Ramadhan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat sangat membantu dalam membina anak-anak serta mempererat silaturahmi dengan warga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Kassi Loe, Suriadi Saka, S.H., yang mengapresiasi kontribusi mahasiswa FORKEIS selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar atas dedikasinya selama lima hari ini. Kegiatan seperti Festival Anak Shaleh sangat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak di Desa Kassiloe. Kami berharap mahasiswa dapat kembali ke desa ini dan melaksanakan kegiatan yang lebih lama lagi,” tuturnya.
Ia juga berpesan agar ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dapat terus diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan FORKEIS 1447 H pun resmi ditutup dengan harapan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus terjaga.
Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk masyarakat Desa Kassiloe dan para mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan setiap kebaikan yang dilakukan selama Ramadhan dapat menjadi amal ibadah serta membawa keberkahan bagi semua pihak.







































