Matakita.co, Makassar — Pendaftaran Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Suwardi Annas, sebagai bakal calon rektor UNM periode 2027–2031 diwarnai kehadiran sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan dan akademisi, Rabu (7/10/2026).
Di antara mereka adalah Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Hamzah Harun Al-Rasyid, serta Prof. Sukardi Weda, yang juga menjadi bakal calon rektor UNM.
Kehadiran Sukardi menarik perhatian. Meski akan bersaing dalam pemilihan rektor, Guru Besar Fakultas Bahasa UNM itu tetap mendampingi Suwardi menyerahkan berkas pendaftaran di Gedung Pinisi UNM, Makassar.
Suwardi mengaku diantar hampir 50 guru besar, lima dekan, serta perwakilan dari 10 fakultas di lingkungan UNM.
Sukardi mengatakan, persaingan dalam pemilihan rektor tidak seharusnya menghilangkan persahabatan dan hubungan kolegial antarakademisi.
“Dalam kontestasi pemilihan rektor, kita boleh berbeda pilihan, gagasan, dan visi tentang masa depan UNM. Namun, persahabatan dan kolegialitas sebagai sesama akademisi harus tetap kita jaga. Kehadiran saya mengantar Prof. Suwardi Annas mendaftar merupakan bagian dari tradisi akademik yang ingin kita bangun bersama,” kata Sukardi.
Sementara itu, kehadiran Ketua NU Sulsel Hamzah Harun Al-Rasyid menambah daftar tokoh yang turut mengantar Suwardi. Namun, kehadirannya tidak serta-merta menunjukkan dukungan resmi organisasi NU terhadap pencalonan tersebut.
Dalam pencalonannya, Suwardi mengaku telah mengantongi dukungan lebih dari 30 persen dari 64 anggota Senat UNM. Angka tersebut masih merupakan klaim dukungan awal, bukan hasil pemungutan suara resmi.
Suwardi mengatakan, pencalonannya didorong keinginan memperkuat tata kelola universitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong reputasi UNM di tingkat internasional.
Pengalamannya sebagai Dekan FMIPA selama hampir delapan tahun dan wakil dekan selama delapan tahun sebelumnya disebut menjadi modal dalam memahami persoalan pengelolaan perguruan tinggi.
Hingga Rabu (7/10/2026), lima bakal calon telah mendaftar, yakni Arifin Manggau, Eko Hadi Sujiono, Andi Aslinda, Sukardi Weda, dan Suwardi Annas.
Pendaftaran masih dibuka hingga Jumat (9/10/2026), sedangkan pemilihan rektor dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026.
Kehadiran sesama kandidat dalam pendaftaran Suwardi menjadi salah satu gambaran hubungan kolegial di tengah persaingan kepemimpinan UNM.








































