MataKita.co, Makassar — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) melantik pengurus DPW PAN Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2024–2029 bersama pengurus DPD PAN di 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Pelantikan dan pengukuhan secara serentak tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026).
Salah satu pengurus yang dilantik adalah Abd. Rauf sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Nomor PAN/A/KPTS/KUSJ/430/IV/2026 tentang Kepengurusan DPW PAN Sulsel periode 2024–2029 serta SK kepengurusan 24 DPD PAN kabupaten/kota se-Sulsel oleh Sekjen PAN Eko Patrio.
Selanjutnya, Zulhas mengambil sumpah jabatan para pengurus yang dilantik dan menyerahkan pataka partai. Dalam prosesi tersebut, Zulhas menyatakan pengurus DPW PAN Sulsel dan DPD PAN se-Sulsel resmi menjalankan amanah untuk periode 2024–2029.
“Atas berkat rahmat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, saya Ketua Umum Partai Amanat Nasional pada hari ini 7 Oktober 2026 bertempat di Hotel Claro Makassar melantik dan mengukuhkan saudara-saudaraku sekalian sebagai pengurus DPW PAN Sulsel dan DPD PAN seluruh Sulawesi Selatan periode 2024-2029,” kata Zulhas.
Ketua DPD PAN Pangkep, Abd. Rauf, mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai dalam menghadapi agenda politik ke depan. Menurutnya, konsolidasi tersebut diarahkan untuk mendukung target PAN menjadi tiga besar secara nasional pada Pemilu 2029.
“Pelantikan yang dilaksanakan tanggal 7 adalah momentum memperkuat konsolidasi internal dalam rangka target tiga besar nasional Pemilu 2029. Sementara untuk DPD PAN Kabupaten Pangkep menargetkan kursi di tiap dapil,” ujar Abd. Rauf.
Target tersebut, kata dia, akan menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan penguatan struktur PAN di tingkat daerah.
PAN Sulsel Targetkan Lima Kursi DPR RI
Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi menegaskan PAN Sulsel menargetkan peningkatan perolehan kursi DPR RI dari tiga menjadi lima kursi pada Pemilu 2029. Selain itu, PAN juga menargetkan kembali mendapatkan kursi pimpinan DPRD Sulsel.
Kahfi mengatakan konsolidasi kepengurusan di 24 kabupaten/kota se-Sulsel telah diselesaikan. Setelah pelantikan, konsolidasi akan dilanjutkan dengan pembenahan infrastruktur partai hingga tingkat ranting dan desa.
“Alhamdulillah selama saya ditunjuk menjadi pejabat atau Plt Ketua DPW dan hari ini telah dilantik, telah dikukuhkan. Dari 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan kami telah menyelesaikan konsolidasinya, kami sudah tuntaskan. Insyaallah pasca pelantikan ini kami akan menindaklanjuti untuk membenahi infrastruktur partai di tingkat ranting dan desa,” ujar Kahfi.
Kahfi juga menyebut sejumlah wajah baru bergabung ke PAN Sulsel, termasuk beberapa pimpinan partai politik dan Wakil Wali Kota Parepare Hermanto yang kini dipercaya menjadi Ketua DPD PAN. Menurutnya, bergabungnya sejumlah tokoh tersebut menjadi salah satu modal PAN Sulsel dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Yang kedua saya ingin melaporkan juga ketum bahwa alhamdulillah kita menyaksikan tadi begitu banyak wajah-wajah baru yang telah dilantik yang bergabung di Partai Amanat Nasional,” katanya.
Bidik Dua Kursi di Dapil Sulsel II
Kahfi menjelaskan, PAN Sulsel saat ini memiliki tiga kursi DPR RI. Untuk Pemilu 2029, partai tersebut menargetkan tambahan dua kursi sehingga total menjadi lima kursi. Target tersebut dibagi dengan rincian dua kursi dari Dapil Sulsel I, dua kursi dari Dapil Sulsel II, dan satu kursi dari Dapil Sulsel III.
“PAN di Sulsel untuk DPR RI kita memiliki 3 kursi, saya yakin untuk insyaallah ke depan kami bukan hanya menargetkan tapi ini kita harus di Sulawesi Selatan kita bisa mendapatkan 5 kursi dengan perhitungan dua kursi di Dapil 1, dua kursi di Dapil 2 dan satu kursi di Dapil 3,” jelasnya.
Untuk Dapil Sulsel II, Kahfi menyebut PAN memiliki modal figur kepala daerah, di antaranya Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Bupati Bulukumba Edy Manaf.
“Masa Dapil 2 enggak bisa dapat dua kursi, kita punya bupati di sana, Bupati Maros, kita punya wakil bupati di Bulukumba,” tuturnya.
Target Minimal 10 Kursi DPRD Sulsel
Selain meningkatkan perolehan kursi DPR RI, Kahfi juga menjadikan perolehan kursi DPRD Sulsel sebagai salah satu fokus utama kepengurusan baru.
Ia mengakui perolehan kursi PAN di DPRD Sulsel mengalami penurunan. Karena itu, dirinya menempatkan upaya mengembalikan posisi PAN di jajaran pimpinan DPRD Sulsel sebagai salah satu tanggung jawab kepengurusannya.
“Demikian pula di provinsi, ini yang menjadi fokus saya, jujur bahwa di provinsi kita mengalami penurunan dan ini menjadi fokus dan tanggung jawab saya. Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa tapi inilah mungkin kekurangan saya selama saya memimpin Partai Amanat Nasional,” ungkap Kahfi.
Untuk mencapai target tersebut, PAN Sulsel membidik sedikitnya 10 kursi DPRD Sulsel dari 11 daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2029.
“Saya pernah menjadi pimpinan DPRD kemudian setelah saya ke Senayan pimpinan kursi ini lepas, makanya kita harus terus insyaallah ini akan saya fokus menghadirkan kursi kembali minimal 10 kursi di 11 dapil DPRD Sulawesi Selatan,” pungkasnya.
Pelantikan serentak tersebut sekaligus menjadi momentum bagi PAN Sulsel untuk memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029, mulai dari tingkat DPW, DPD hingga struktur partai di tingkat bawah.








































