MOROWALI UTARA — Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menargetkan angka kemiskinan di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, turun hingga di bawah 10 persen atau satu digit. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah itu agar mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Hal tersebut disampaikan Delis dalam kegiatan silaturahmi bersama para investor dan perusahaan anggota Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Morowali Utara di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (16/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Delis menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang selama ini telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui berbagai program CSR. Ia berharap kontribusi tersebut dapat terus ditingkatkan agar manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Menurut Delis, penurunan angka kemiskinan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Karena itu, program bantuan yang dilaksanakan perusahaan perlu diselaraskan dengan program pemerintah agar lebih efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Meski angka kemiskinan di Morowali Utara disebut terus mengalami penurunan, persentasenya masih berada di kisaran 10 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memperkuat berbagai upaya pengentasan kemiskinan.
Salah satu langkah yang direncanakan adalah membentuk loket layanan untuk mengatur dan menyinkronkan program bantuan dari perusahaan dengan program pengentasan kemiskinan pemerintah daerah.
Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berharap penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih terarah, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita pastikan nantinya program yang kita rancang tepat sasaran, tepat pemanfaatan dan tentu saja tepat dalam pertanggungjawaban,” ujar Delis.
Selain menyinkronkan program bantuan, pemerintah daerah juga akan melakukan pembenahan terhadap Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pembenahan data tersebut diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Delis berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dapat memperkuat pelaksanaan program pengentasan kemiskinan. Dengan demikian, kontribusi dunia usaha tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Morowali Utara, Djira, menyampaikan terima kasih kepada perusahaan yang telah berpartisipasi membantu masyarakat melalui program CSR.
Ia berharap perusahaan yang berinvestasi di Morowali Utara terus menjaga komitmen untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Djira juga berharap forum silaturahmi tersebut dapat memperkuat komunikasi serta kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan, sehingga berbagai program sosial yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berharap kolaborasi dengan dunia usaha terus diperkuat agar target penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit dapat tercapai. Sinkronisasi program CSR, pembenahan data sosial ekonomi, dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.








































