Matakita.co, Bantaeng- Pada hari Minggu, 25 Januari 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan salah satu Program Kerja berupa pelatihan dan pembuatan keripik kelor di Kantor Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan ini dihadiri oleh ketua RT/RK, Kepala dusun, dan ketua majelis taklim. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pemanfaatan potensi lokal desa, khususnya daun kelor, yang ketersediaannya sangat melimpah di lingkungan sekitar masyarakat. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN, daun kelor selama ini umumnya hanya diolah sebagai sayuran, sehingga pemanfaatannya masih terbatas dan kurang diminati, terutama oleh anak-anak. Hal ini disebabkan oleh minimnya inovasi dan variasi dalam pengolahan daun kelor.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan inovasi pengolahan daun kelor menjadi keripik sebagai alternatif camilan sehat yang praktis, bergizi, dan mudah dibuat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah daun kelor menjadi produk pangan yang lebih menarik, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber pangan bernilai gizi dan berpeluang menjadi usaha rumah tangga.
Idrus, selaku Kepala Dusun Bonto-Bontoa juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini dengan menyatakan bahwa: “Ini merupakan ide yang bagus, karena bisa dijadikan produk yang memiliki nilai jual.” jelasnya
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga yang dapat meningkatkan nilai tambah daun kelor serta mendukung perekonomian masyarakat setempat. (**)






































