Matakita.co, Sidrap- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu berjudul “Edukasi Manajemen Harga Jual Wajar dan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pelaku UMKM”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (29/01/2026).
Program kerja ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Otting. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan harga jual yang tepat serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai upaya menjaga keberlanjutan usaha.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya pelaku UMKM yang menentukan harga jual hanya berdasarkan perkiraan atau mengikuti harga pasar tanpa menghitung biaya produksi secara rinci. Akibatnya, keuntungan usaha sering kali tidak terasa dan usaha sulit berkembang. Selain itu, kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan masih tergolong rendah, padahal risiko kerja dapat terjadi kapan saja.
Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman tentang macam jenis biaya, cara menghitung biaya usaha, menentukan keuntungan yang wajar, serta menetapkan harga jual yang sesuai agar usaha tidak merugi. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari pengertian, manfaat, hingga pentingnya perlindungan bagi pelaku UMKM dan pekerja mandiri.
Program kerja ini dilaksanakan bekerja sama dengan ARP BPJS Ketenagakerjaan Sidenreng Rappang Pangkajene, yang turut memberikan penjelasan lebih rinci dan lengkap terkait program BPJS Ketenagakerjaan, manfaat jaminan yang diperoleh, tata cara pendaftaran yang mudah dan terjangkau beserta berkas dan dokumen yang perlu dibawa bagi pelaku usaha.
Yulia Faradilla, selaku mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dan penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa edukasi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam mengelola usaha dengan lebih baik. “Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku UMKM dapat menentukan harga jual dengan lebih tepat serta memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar usaha dapat berjalan dengan aman dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Desa Otting menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM Desa Otting terhadap pengelolaan usaha yang lebih tertata, aman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara bertahap. (**)






































