MataKita.co, Pangkep — PT Semen Tonasa memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui kegiatan visitasi toko di sejumlah wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk lebih dekat dengan pelanggan, sekaligus melihat secara langsung kondisi pasar, mendengarkan kebutuhan dan masukan pelanggan, serta mengidentifikasi peluang pengembangan bisnis di wilayah pemasaran. (22–25/9/2026)
Visitasi tersebut diikuti langsung jajaran manajemen PT Semen Tonasa, di antaranya Direktur Utama Anis, Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini, GM Komunikasi, Hukum dan Sarana Umum Muhammad Mursham, GM Sales Muh. Afandy Marasabessy bersama tim Sales, serta SM Humas dan Sekretariat Hardiman.
Turut hadir SVP Sales PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bersama GM Channel SIG. Kehadiran jajaran manajemen tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi dalam pengelolaan pasar dan hubungan dengan pelanggan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah pelanggan dan pemilik toko. Pertemuan secara langsung dimanfaatkan untuk berdialog mengenai kondisi usaha, kebutuhan produk, perkembangan pasar serta berbagai masukan dari pelanggan.
Visitasi juga tidak hanya berkaitan dengan aktivitas penjualan. Perusahaan menggunakan kesempatan tersebut untuk memahami kondisi bisnis pelanggan secara lebih dekat, melihat potensi penjualan, mengidentifikasi peluang pengembangan pasar serta memantau dinamika persaingan di lapangan.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, mengatakan kunjungan langsung menjadi salah satu cara perusahaan mendapatkan gambaran mengenai kondisi pasar sekaligus mendengarkan kebutuhan pelanggan secara langsung.
“Visitasi ini menjadi momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan dan masukan dari pelanggan. Kami juga hadir untuk menjelaskan secara terbuka terkait kondisi kelangkaan Semen Tonasa yang terjadi di beberapa daerah, sekaligus memastikan bahwa perusahaan terus berupaya menormalkan pasokan agar kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Anis.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan pelanggan penting untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan. Dengan memahami kondisi tersebut, perusahaan dapat melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Dengan komunikasi yang lebih dekat, kami dapat memahami kondisi pasar sekaligus terus meningkatkan pelayanan dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” lanjutnya.
Kunjungan langsung tersebut mendapat respons positif dari salah satu pelanggan yang ditemui, Reynaldi, pemilik Toko Markolink.
Ia mengapresiasi kehadiran jajaran manajemen PT Semen Tonasa dan SIG yang datang langsung untuk berdialog dengan pelanggan.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan langsung dari manajemen PT Semen Tonasa dan SIG. Kegiatan ini menunjukkan perhatian perusahaan kepada pelanggan serta menjadi ruang komunikasi yang baik untuk mendukung kerja sama dan pertumbuhan bisnis bersama,” kata Reynaldi.
Menurut Reynaldi, komunikasi secara langsung memberikan ruang bagi pelanggan untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka kepada pihak perusahaan.
Melalui visitasi toko tersebut, PT Semen Tonasa berupaya menjaga hubungan dengan pelanggan sekaligus memperoleh informasi langsung mengenai perkembangan pasar di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Selain memperkuat komunikasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaga kesinambungan kerja sama, meningkatkan pelayanan, serta mengembangkan potensi pasar di masing-masing wilayah.
Persoalan ketersediaan produk yang turut disampaikan dalam kunjungan tersebut menjadi salah satu hal yang dibicarakan antara manajemen dan pelanggan. Perusahaan menyatakan terus berupaya menormalkan pasokan sehingga kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi.
Dengan pendekatan langsung melalui visitasi, PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan, loyalitas, dan kerja sama antara perusahaan dengan pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di wilayah pemasaran.








































