Beranda Kampus UMGO Kembali Dipercaya Jadi Tuan Rumah Kegiatan Kementerian, Kini Pelatihan Paten Wilayah...

UMGO Kembali Dipercaya Jadi Tuan Rumah Kegiatan Kementerian, Kini Pelatihan Paten Wilayah Gorontalo

0

MataKita.co, Gorontalo- Kepercayaan pemerintah kembali diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Untuk kesekian kalinya, UMGO dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, kali ini melalui Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten (PDPP) Tahun 2026 Wilayah Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung 30 September hingga 2 Oktober 2026 di Gedung Indoor David Bobihoe Akib UMGO tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Gorontalo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMGO.

Dipercayanya UMGO sebagai tuan rumah menjadi bagian dari rangkaian kepercayaan pemerintah kepada kampus yang memasuki usia ke-18 tahun tersebut. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat peran UMGO dalam mendukung pengembangan riset, inovasi, dan hilirisasi hasil penelitian di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di wilayah Gorontalo.

Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada UMGO untuk menjadi tuan rumah kegiatan kementerian.

“Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada kami sebagai tuan rumah. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa dampak positif bagi para peserta, termasuk dosen-dosen kami. Semoga pelatihan ini semakin memberikan motivasi kepada kita untuk mengurus paten, karena mengurus paten tentu tidak mudah,” ujarnya.

Menurut Rektor, kepercayaan tersebut menjadi penyemangat bagi UMGO untuk terus berkembang dan menjalankan amanah dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“UMGO saat ini sudah berusia 18 tahun dan sementara terus membangun. Alhamdulillah, selama 18 tahun ini kami mengalami perkembangan yang cukup baik. Berdirinya Fakultas Kedokteran juga menjadi spirit bagi kami untuk terus menjalankan kepercayaan pemerintah dalam menjalankan pendidikan di UMGO,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Dr. Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda yang telah lama didiskusikan bersama Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada bapak dan ibu narasumber, fasilitator, serta peserta dari luar Gorontalo. Kegiatan ini sudah kami diskusikan cukup lama,” ujarnya.

Munawir menilai pelatihan paten memiliki posisi strategis bagi dosen karena tidak hanya berkaitan dengan perlindungan terhadap inovasi, tetapi juga menjadi jembatan antara perguruan tinggi, masyarakat, dan mitra industri.

“Bagi seorang dosen, paten ini penting sebagai kapasitas inovasi dan untuk melindungi aspek teknis. Ini menjadi jembatan kita dengan masyarakat. Bagaimana dosen memikirkan penggunaannya, manfaatnya bagi masyarakat dan mitra industri,” jelasnya.

Ia menambahkan, kepemilikan paten juga dapat menjadi bagian dari portofolio akademik dosen sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

“Bagi dosen menjadi portofolio, menjadi jejak seorang dosen, dan memperkuat peluang kerja sama dengan berbagai pihak,” tambahnya.

Membuka kegiatan, Dr. Adhi Indra Hermanu, ST., MT., MM., selaku Plh. Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, berharap pelatihan tersebut menghasilkan permohonan paten yang dapat diproses dengan baik.

“Semoga membuahkan hasil yang baik, patennya bisa terdaftar dan prosesnya tidak ada hambatan,” ujarnya.

Adhi menjelaskan, Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan mendapat amanah untuk mendorong hasil riset dan inovasi agar tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat masuk ke proses hilirisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia juga mengapresiasi dukungan UMGO dan LLDIKTI Wilayah XVI dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Rektor atas bantuan dan support-nya. Semoga apa yang kita lakukan ini memberikan manfaat, bukan hanya bagi dosen, tetapi juga bagi masyarakat,” tuturnya.

Pelaksanaan PDPP 2026 di UMGO menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi di wilayah Gorontalo. Melalui kolaborasi kementerian, LLDIKTI Wilayah XVI, dan LPPM UMGO, kegiatan ini diharapkan mendorong semakin banyak hasil penelitian dosen yang memiliki perlindungan paten sekaligus berpeluang untuk dihilirkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Facebook Comments Box