MataKita.co, Wajo – Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, Andi Muzakkir Aqil, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Jalan Kapt. Dg. Mallewa, Kelurahan Wiring Palennae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UP3 PLN Bone-Wajo serta sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Wajo. Sosialisasi menjadi ruang dialog bersama masyarakat untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Muzakkir Aqil menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurutnya, pemahaman terhadap empat pilar tersebut perlu terus diperkuat karena kehidupan masyarakat saat ini menghadapi berbagai perubahan sosial, perkembangan teknologi informasi, serta derasnya arus komunikasi yang dapat membawa dampak positif maupun negatif.
“Empat Pilar Kebangsaan harus terus kita pahami dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila mengajarkan kita tentang nilai persatuan, gotong royong, keadilan dan kemanusiaan. Sementara Bhinneka Tunggal Ika mengingatkan kita bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia,” ujar Andi Muzakkir Aqil.
Anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut menambahkan, menjaga persatuan tidak hanya menjadi tugas pemerintah atau lembaga negara, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan mengutamakan kepentingan bersama.
“Persatuan itu harus dimulai dari lingkungan paling dekat. Dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, komunitas, hingga kehidupan berbangsa. Kalau masyarakat terbiasa bergotong royong dan menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, maka ketahanan sosial kita akan semakin kuat,” katanya.
Andi Muzakkir Aqil juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang erat antara masyarakat dan berbagai lembaga pelayanan publik. Kehadiran Kepala UP3 PLN Bone-Wajo dalam kegiatan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mempertemukan ruang kebangsaan dengan persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.
Ia berharap forum sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan penyampaian materi, tetapi dapat menjadi ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituen.
“Sebagai Anggota DPR dan MPR RI, saya memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kita tidak hanya berbicara mengenai nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mendengarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Karena nilai kebangsaan akan semakin bermakna ketika diwujudkan melalui kerja nyata dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.








































