Beranda Kampus Unhas Jajaki Pertukaran Mahasiswa dan Staf dengan Universitas di Turkiye melalui Erasmus+

Unhas Jajaki Pertukaran Mahasiswa dan Staf dengan Universitas di Turkiye melalui Erasmus+

0

MataKita.co, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) menjajaki kerja sama mobilitas akademik dengan Süleyman Demirel University (SDÜ), Turkiye, melalui program Erasmus+ KA171. Kerja sama ini membuka peluang pertukaran mahasiswa, dosen, dan staf, sekaligus memperluas kolaborasi pendidikan dan penelitian antara kedua perguruan tinggi.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Unhas dan SDÜ pada 26 September 2026. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Unhas dan SAMDS yang memfasilitasi pengembangan jejaring kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi anggotanya, termasuk SDÜ.

Kepala Subdirektorat Koordinasi Pendidikan Internasional pada Direktorat Inovasi Pembelajaran Unhas, Dr. Nurmala Sari, mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses sivitas akademika Unhas terhadap program mobilitas internasional.

“Kerja sama ini merupakan hasil tindak lanjut MoU Unhas dengan SAMDS. SAMDS memfasilitasi Unhas untuk menjalin kerja sama dengan berbagai universitas yang bergabung sebagai anggotanya,” ujar Nurmala.

Salah satu program yang berpeluang dikembangkan adalah pertukaran mahasiswa dan staf melalui skema pendanaan Erasmus+ KA171.

Program yang didanai Uni Eropa tersebut mendukung mobilitas akademik antara perguruan tinggi di Eropa dan negara mitra di luar Eropa, termasuk Indonesia.

Melalui Erasmus+ International Credit Mobility (ICM), mahasiswa berkesempatan mengikuti kegiatan akademik di perguruan tinggi mitra dalam jangka waktu tertentu. Sementara itu, dosen dan staf dapat memperoleh pengalaman internasional melalui kegiatan pengajaran maupun pelatihan profesional.

Selain pertukaran akademik, Unhas dan SDÜ juga membuka peluang pengembangan kegiatan pendidikan dan penelitian bersama dengan melibatkan akademisi dari kedua institusi.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak terbatas pada mobilitas individu, tetapi dapat berkembang menjadi program akademik bersama sesuai dengan bidang keilmuan dan keunggulan masing-masing perguruan tinggi.

Pertemuan pada 26 September itu menjadi langkah awal untuk membahas lebih lanjut bentuk mobilitas, peluang pendanaan, serta pengembangan kerja sama akademik yang dapat dijalankan kedua institusi.

Dengan penjajakan ini, Unhas terus memperluas jejaring internasional guna memberikan kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperoleh pengalaman belajar, mengajar, dan mengembangkan penelitian di tingkat global. (*)

Facebook Comments Box