MataKita.co, Pangkep — Di tengah antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dalam sepekan terakhir, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membagikan air minum gratis kepada pengendara. Minggu, (13/9/2026).
Antrean kendaraan yang memadati kawasan SPBU tersebut terjadi di tengah keterbatasan kuota bahan bakar minyak (BBM). Kondisi itu membuat kendaraan mengular hingga memanfaatkan bahu jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Situasi tersebut menjadi perhatian personel Satlantas Polres Pangkep. Di tengah teriknya cuaca siang, polisi turun langsung menyusuri barisan kendaraan untuk membagikan air minum kepada pengendara yang sedang menunggu giliran mengisi BBM.
Sejumlah petugas terlihat mengenakan seragam dinas lengkap dan rompi hijau. Mereka dengan ramah membagikan air minum kemasan dari dalam kardus kepada pengendara sepeda motor maupun penumpang yang berada di tengah antrean.
Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan pengaturan lalu lintas, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam situasi tertentu.
“Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan rasa aman, nyaman, dan sedikit kesegaran bagi warga yang sedang mengantre di bawah terik matahari,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Selain membagikan air minum, personel Satlantas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap tertib selama berada di kawasan SPBU. Pengendara diminta menjaga kesabaran serta memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi tetap kondusif di tengah antrean BBM yang memanjang. Petugas juga mengingatkan pengendara untuk tidak mengambil posisi yang dapat menghambat arus kendaraan di jalan umum.
Aksi sederhana tersebut mendapat perhatian dari para pengendara yang tengah menunggu. Di tengah panjangnya antrean dan cuaca panas, pembagian air minum menjadi bentuk pelayanan langsung yang membantu masyarakat sekaligus memperlihatkan pendekatan humanis kepolisian di lapangan.







































