MataKita.co, Makassar – Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program CERDAS untuk mendeteksi dini risiko penyakit jantung, diabetes melitus, dan stroke.
Kegiatan yang berlangsung di kompleks Masjid Jannatul Firdaus, Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar, Sabtu (10/10/2026), tersebut diikuti 65 peserta.
Program CERDAS merupakan singkatan dari Cek Risiko, Edukasi, Rujuk, Dampingi, Aksi Hidup Sehat, dan Skrining Berkala. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi mengenai faktor risiko penyakit serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia Program CERDAS, Syahrul, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB., mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit yang sering kali tidak disadari karena belum menimbulkan gejala.
Pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan untuk mengetahui indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah, kadar gula darah, serta kolesterol sesuai dengan jenis layanan yang diterima peserta.
Selain itu, tim juga menyediakan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung bagi peserta yang menjalani layanan tersebut.
“Hasil skrining tersebut merupakan dasar memberikan rekomendasi pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan kondisi yang perlu dievaluasi oleh tenaga kesehatan. Selain pemeriksaan dasar, program ini mencakup perekaman dan interpretasi elektrokardiogram (EKG) bagi peserta yang menjalani pemeriksaan tersebut,” ujar Syahrul.
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tidak cukup hanya dilakukan untuk mengetahui kondisi tubuh. Masyarakat juga perlu memahami hasil pemeriksaan dan langkah yang harus dilakukan apabila ditemukan faktor risiko penyakit.
Karena itu, peserta yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut diarahkan untuk menjalani pemeriksaan di puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali risiko penyakit sejak dini sekaligus mencegah komplikasi akibat keterlambatan penanganan.
Program CERDAS juga mengintegrasikan edukasi kesehatan di bidang kardiovaskular, neurologi, dan endokrin. Materi edukasi diarahkan pada pengenalan faktor risiko, pentingnya pemeriksaan berkala, serta penerapan pola hidup sehat.
Melalui program ini, Fakultas Keperawatan Unhas berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait pencegahan penyakit tidak menular.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ketiga mengenai kehidupan sehat dan sejahtera.
Fakultas Keperawatan Unhas berharap program skrining dan edukasi kesehatan dapat mendorong masyarakat lebih rutin memeriksakan kondisi kesehatannya serta melakukan pengendalian faktor risiko penyakit jantung, diabetes melitus, dan stroke.








































