Beranda Kampus Prof Andi Aslinda Tekankan Integritas Akademik dalam Pemanfaatan AI di PAIDEX 2026

Prof Andi Aslinda Tekankan Integritas Akademik dalam Pemanfaatan AI di PAIDEX 2026

0

Matakita.co, Makassar — Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Hj. Andi Aslinda, M.Si., mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) tanpa mengabaikan integritas akademik.

Pesan tersebut disampaikan Prof Andi Aslinda dalam sambutannya pada kegiatan Digital Bootcamp Public Admin Innovation & Digital Excellence (PAIDEX) 2026 yang diselenggarakan Program Studi Administrasi Publik, Jurusan Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNM, di Ballroom B dan C Gedung Phinisi UNM, Makassar, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan hari kedua PAIDEX 2026 yang mengusung tema Academic & Digital Survival Bootcamp tersebut diikuti mahasiswa baru angkatan 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi digital, kemampuan akademik, dan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Prof Andi Aslinda menekankan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan dalam proses pembelajaran, penelitian, dan dunia kerja. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan memanfaatkan teknologi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

“Mahasiswa harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, termasuk AI, tanpa meninggalkan integritas akademik. Teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar dan mengembangkan kemampuan diri, bukan menggantikan kejujuran dan tanggung jawab sebagai insan akademik,” ujar Prof Andi Aslinda.

Menurut Guru Besar Administrasi Publik tersebut, kemampuan menggunakan teknologi harus diimbangi dengan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan.

Ia mengingatkan bahwa kemudahan memperoleh informasi melalui AI tidak boleh membuat mahasiswa mengabaikan proses berpikir, analisis, dan pengembangan kemampuan intelektual secara mandiri.

“Mahasiswa harus menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan membangun karakter. Penguasaan teknologi harus berjalan seiring dengan kejujuran serta tanggung jawab akademik,” katanya.

Prof Andi Aslinda juga mengajak mahasiswa baru UNM memanfaatkan berbagai kesempatan pengembangan diri selama menempuh pendidikan tinggi. Menurut dia, perguruan tinggi tidak hanya bertugas memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas.

PAIDEX 2026 Hadirkan Praktisi Teknologi dan Akademisi

PAIDEX 2026 menghadirkan dua agenda utama yang berfokus pada penguatan kompetensi akademik dan literasi digital mahasiswa.

Sesi pertama bertajuk AI-Powered Research & Ethical Integrity menghadirkan M. Edward Ranggong, Google Education Specialist, sebagai narasumber. Diskusi dipandu Andi Rahmat Nizar Hidayat, S.I.P., M.Si., dosen Program Studi Administrasi Publik UNM.

Materi tersebut berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung kegiatan penelitian dan pembelajaran dengan tetap memperhatikan etika serta integritas akademik.

Sementara itu, sesi kedua bertajuk Academic Writing & Critical Thinking menghadirkan Andi Irpan Badawi, S.I.P., M.A., dosen sekaligus PIC Program Riset Mahasiswa LPPM Universitas Megarezky.

Sesi ini dimoderatori Aiman Sabar Rezeky, S.I.P., M.Si., dosen Program Studi Administrasi Publik UNM.

Melalui sesi tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai pengembangan kemampuan menulis akademik, berpikir kritis, dan membangun argumentasi ilmiah yang sistematis.

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–16.30 WITA itu menjadi bagian dari komitmen Program Studi Administrasi Publik FISH UNM dalam membekali mahasiswa baru dengan kompetensi akademik dan digital sejak awal perkuliahan.

Prof Andi Aslinda berharap PAIDEX 2026 dapat menjadi ruang pembelajaran yang mendorong mahasiswa tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.

Menurut dia, keseimbangan antara penguasaan teknologi dan karakter akademik menjadi modal penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan sekaligus mendukung terwujudnya UNM yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global.

Facebook Comments Box