MataKita.co, Gorontalo – Program Studi Sistem Informasi (SI), Fakultas Sains dan Ilmu Komputer (FSIK) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), menggelar Pembukaan Pembekalan Magang On The Job Training (OJT), Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah persiapan mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja sekaligus mendorong penerapan ilmu pengetahuan melalui proyek nyata.
Salah satu target yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan OJT kali ini adalah pengembangan dan penyempurnaan website kampus UMGO. Proyek tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sistem informasi universitas, terutama dalam mendukung persiapan akreditasi.
Dekan FSIK UMGO, Dr. Ervandi, M.P., menjelaskan bahwa OJT merupakan kegiatan rutin yang memiliki peran penting dalam mengasah kemampuan mahasiswa, baik dari sisi keilmuan maupun pengalaman kerja. Pelaksanaan OJT selama kurang lebih dua bulan diharapkan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi institusi maupun tempat mahasiswa menjalani magang.
Menurutnya, penempatan mahasiswa di lingkungan UMGO juga didasarkan pada kebutuhan pengembangan sistem dan perbaikan website kampus. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam pekerjaan nyata.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMGO, Dr. Muh. Firyal Akbar, menegaskan bahwa OJT merupakan bentuk pembelajaran yang sejalan dengan pedoman akademik UMGO.
Ia menjelaskan bahwa tugas akhir mahasiswa tidak hanya dapat berbentuk skripsi, tetapi juga dapat berupa artikel ilmiah maupun proyek berbasis produk, sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
“Untuk mahasiswa yang ditugaskan mengembangkan website, ini bisa menjadi rekognisi tugas akhir berbasis proyek. Yang penting, hasilnya benar-benar ada dan memenuhi standar yang ditetapkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proyek pengembangan website kampus menjadi peluang bagi mahasiswa Sistem Informasi untuk menghasilkan karya nyata dalam waktu pelaksanaan OJT. Apabila memenuhi persyaratan dan standar akademik yang berlaku, hasil proyek tersebut berpotensi diakui sebagai tugas akhir berbasis produk, sehingga mahasiswa tidak harus selalu menempuh jalur skripsi konvensional.
Wakil Rektor I juga mengingatkan seluruh peserta agar menjalani OJT dengan serius, menjaga kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab, serta menyelesaikan target pekerjaan tepat waktu.
“Selama dua bulan ini, apa yang sudah ditargetkan harus diselesaikan. Jaga sikap, disiplin, dan kinerja, baik yang ditempatkan di dalam maupun di luar kampus,” pesannya.
Ketua Panitia, Khairul Fathan Habie, M.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembekalan OJT bertujuan mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja profesional, mulai dari pemahaman etika kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan.
Kegiatan yang mengusung tema Transformasi Digital Berdampak untuk Mewujudkan Perguruan Tinggi Unggul, Inovatif, dan Berdaya Saing ini diikuti oleh 25 mahasiswa, terdiri atas 15 laki-laki dan 10 perempuan.
Para peserta akan ditempatkan di sejumlah unit kerja UMGO serta beberapa instansi mitra, di antaranya Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Dinas Komunikasi dan Statistik, RS Siti Khadijah, dan KGTK.
Melalui pelaksanaan OJT ini, Prodi Sistem Informasi FSIK UMGO berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi dan produk digital yang bermanfaat.
Pengembangan website kampus menjadi salah satu peluang strategis bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan UMGO.








































