Beranda Kampus Tim Pelukku Pelikmu PKM-PM Unhas Berhasil Dampingi ODHIV di Makassar Atasi Self...

Tim Pelukku Pelikmu PKM-PM Unhas Berhasil Dampingi ODHIV di Makassar Atasi Self Stigma Melalui Terapi CBT

0

Matakita.co, Makassar- Persoalan yang dihadapi orang dengan HIV (ODHIV) tidak hanya berkaitan dengan kondisi kesehatan, tetapi juga stigma yang dapat memengaruhi penerimaan dan kepercayaan diri. Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Hasanuddin (Unhas) mendampingi ODHIV di Makassar melalui pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT).

Program bertajuk “Pelukku Pelikmu” itu dilaksanakan bersama Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Saribattangku di bawah naungan Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) Makassar.

Pendampingan dirancang untuk membantu peserta mengenali dan mengelola pikiran negatif, meningkatkan penerimaan terhadap diri sendiri, serta membangun keyakinan terhadap kemampuan yang dimiliki.

Ketua Tim PKM-PM Unhas, M. Aidil Akbar, mengatakan, pendampingan dilakukan melalui 15 kali pertemuan dengan rangkaian kegiatan yang disusun secara bertahap.

“Kami melihat para mitra yang awalnya canggung dan cenderung menutup diri, kini menjadi lebih terbuka dan percaya diri. Bagi kami, Empower Fest menjadi bukti bahwa status kesehatan tidak menghalangi seseorang untuk terus berkarya,” ujar Aidil.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Hearts, yang dirancang untuk membangun rasa percaya antara peserta dan pendamping. Peserta kemudian mengikuti Heart2Hearts, sebuah sesi berbagi pengalaman dan kisah hidup.

Pada tahap berikutnya, peserta diajak mengenali serta mengelola pikiran negatif melalui sesi HEARTalk. Mereka juga didorong untuk mengenali dan menghargai kelebihan masing-masing melalui Reflection Space.

Pendekatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang berfokus pada penerimaan diri (self-acceptance). Peserta mengikuti sesi relaksasi dan diperkenalkan dengan kisah keberhasilan ODHIV lainnya melalui Inside the Journey.

Untuk membangun self-efficacy atau keyakinan terhadap kemampuan diri, peserta juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan produktif. Di antaranya memasak, meronce, dan menanam yang dikemas dalam sesi Inside Hope.

Rangkaian pendampingan ditutup melalui Empower Fest. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan ruang untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka di hadapan anggota kelompok lainnya.

Salah seorang peserta berinisial I mengatakan, rangkaian pendampingan memberikan ruang yang aman untuk membangun kembali kepercayaan diri dan mengembangkan potensi.

“Melalui 15 kali pertemuan yang berfokus pada pengurangan stigma internal, penerimaan diri, dan keyakinan terhadap kemampuan pribadi, program ini menghadirkan ruang yang aman dan suportif bagi kami,” kata I.

Menurut dia, pendampingan tersebut tidak hanya membantu peserta mengeksplorasi potensi diri, tetapi juga mendorong keberanian untuk mengekspresikan diri.

“Kami dapat mengeksplorasi potensi diri, mengembangkan kemampuan, serta membangun keberanian untuk mengekspresikan diri,” ujarnya.

Tim PKM-PM Unhas berharap perubahan positif yang muncul selama pendampingan dapat terus dipertahankan oleh para peserta setelah program berakhir.

Tim juga mengajak masyarakat untuk tidak melihat ODHIV semata-mata berdasarkan status kesehatannya. ODHIV, menurut mereka, perlu dipandang sebagai individu yang memiliki kemampuan, potensi, dan kesempatan yang sama untuk berkarya di tengah masyarakat.

Program “Pelukku Pelikmu” merupakan bagian dari kegiatan PKM-PM Unhas yang sejalan dengan tema PKM 2026 bidang Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Tim ini dipimpin M. Aidil Akbar dengan anggota Andi Tenri Oja Anas, Alika Wahyuni, Annisaramah Menceng Azzahra, dan A.M. Bintang Ramadhan Galigo. (**)

Facebook Comments Box