Matakita.co, Sinjai— DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Sinjai mulai memperkuat struktur kepengurusan dan konsolidasi organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi verifikasi faktual partai politik pada 2027.
Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Sinjai, Andi Hendra Dimansya, mengatakan persiapan menghadapi verifikasi faktual tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administratif. Proses tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan struktur partai terbentuk dan bekerja hingga ke tingkat bawah.
“Bagi kami, verifikasi faktual bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi. Ini menjadi momentum untuk memastikan struktur organisasi benar-benar ada, bekerja, dan memiliki hubungan yang kuat dengan masyarakat,” kata Andi Hendra kepada matakita.co (14/9/2026)
Menurut dia, penguatan struktur menjadi salah satu fokus utama Gema Bangsa Sinjai. Kepengurusan yang dibentuk diharapkan tidak berhenti pada susunan nama dan jabatan, tetapi memiliki pembagian tugas, komunikasi, serta tanggung jawab organisasi yang jelas.
Karena itu, konsolidasi akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan setiap tingkatan kepengurusan menghadapi tahapan verifikasi yang dipersyaratkan.
“Kami ingin membangun struktur yang solid. Bukan sekadar memperbanyak kepengurusan, tetapi memastikan setiap struktur bekerja dan seluruh kader memahami peran serta tanggung jawabnya,” ujarnya.
Andi Hendra menilai waktu menuju 2027 perlu dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan internal, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta memperluas basis organisasi di tengah masyarakat.
Langkah tersebut juga sejalan dengan agenda konsolidasi Partai Gema Bangsa di Sulawesi Selatan yang menempatkan penguatan struktur dan kesiapan menghadapi verifikasi partai politik sebagai bagian dari agenda organisasi.
Menurut Andi Hendra, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan struktur organisasi. Kehadiran partai di tengah masyarakat dan kemampuannya menyerap aspirasi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Kepercayaan masyarakat tidak cukup dibangun melalui slogan. Partai harus hadir, mendengarkan aspirasi, dan menunjukkan konsistensi dalam bekerja,” kata dia.
Gema Bangsa Sinjai, lanjutnya, ingin menjadikan konsolidasi sebagai bagian dari budaya organisasi. Pertemuan dan komunikasi antarkader diarahkan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan setiap struktur memiliki orientasi kerja yang jelas.
Dengan pendekatan tersebut, verifikasi faktual 2027 dipandang sebagai sarana untuk mengukur kesiapan organisasi secara nyata, mulai dari keberadaan kepengurusan, efektivitas komunikasi antartingkatan, hingga kemampuan partai membangun dan menjaga basis sosial.
Andi Hendra mengatakan persiapan menghadapi tahapan tersebut harus dilakukan sejak dini agar organisasi tidak hanya bergerak ketika momentum politik atau pemilu semakin dekat.
“Kami tidak ingin tergesa-gesa ketika tahapan sudah dimulai. Fondasi organisasi harus dibangun sejak sekarang. Struktur diperkuat, konsolidasi berjalan, dan kader dipersiapkan agar organisasi benar-benar siap,” ujarnya.
Ia menegaskan Gema Bangsa Sinjai akan terus melakukan konsolidasi dan pembenahan organisasi menuju 2027.
“Target kami bukan hanya lolos dari tahapan verifikasi, tetapi membangun organisasi yang kokoh dan mampu bertahan dalam jangka panjang. Karena itu, fondasinya harus kami siapkan dari sekarang,” kata Andi Hendra.







































