Beranda Kampus Mahasiswa FKM Unhas Edukasi Siswa SD Inpres Kera-Kera Cegah Perundungan

Mahasiswa FKM Unhas Edukasi Siswa SD Inpres Kera-Kera Cegah Perundungan

0

MataKita.co,  Makassar — Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin mengajak siswa UPT SPF SD Inpres Kera-Kera, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kota Makassar, mengenali dan mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Edukasi bertajuk “STOP Bullying: Aku Berani, Aku Peduli” tersebut menjadi salah satu program dalam rangkaian Bina Desa Batch 2 FKM Unhas. Kegiatan diarahkan untuk membangun pemahaman siswa mengenai perundungan sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap teman.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa mengenai perundungan. Mahasiswa kemudian memberikan materi tentang pengertian dan bentuk-bentuk perundungan, dampaknya terhadap korban, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi atau menyaksikan tindakan tersebut.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan permainan berbasis situasi yang biasa ditemui di lingkungan sekolah. Siswa dibagi dalam kelompok dan diminta mengidentifikasi apakah suatu tindakan termasuk perundungan serta mendiskusikan cara yang tepat untuk meresponsnya.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu siswa memahami bahwa perundungan tidak hanya berbentuk tindakan fisik, tetapi dapat muncul dalam berbagai perilaku yang merugikan atau menyakiti orang lain.

Pada akhir kegiatan, siswa mengikuti post-test untuk melihat perkembangan pemahaman setelah mengikuti edukasi. Mereka juga membuat Komitmen Sahabat Anti-Bullying dengan menuliskan tindakan positif yang akan dilakukan terhadap teman-temannya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa FKM Unhas mendorong siswa untuk tidak menjadi pelaku maupun membiarkan perundungan terjadi. Siswa juga diajak berani menunjukkan kepedulian dan mencari bantuan ketika melihat teman mengalami perundungan.

Program ini sekaligus dikaitkan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3, yakni kehidupan sehat dan sejahtera, khususnya melalui perhatian terhadap kesehatan mental, serta SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas dengan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Edukasi sejak usia sekolah diharapkan dapat memperkuat kebiasaan saling menghormati dan membangun lingkungan pertemanan yang lebih positif di sekolah.

Facebook Comments Box