Beranda Lensa Mobil Damkar Pangkep Terguling Saat Menuju Lokasi Kebakaran, 3 Personel Gugur

Mobil Damkar Pangkep Terguling Saat Menuju Lokasi Kebakaran, 3 Personel Gugur

0

MataKita.co, Pangkep — Duka mendalam menyelimuti jajaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Tiga personel Damkar meninggal dunia setelah armada yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran lahan di wilayah Gentung, Kecamatan Labakkang. Selasa, (29/9/2026).

Ketiga personel yang meninggal dunia tersebut yakni Ince Irwan, Komandan Peleton (Danton) Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep, Rusman Hadi, serta Jamaluddin, yang juga merupakan personel Damkar Pangkep.

Kecelakaan terjadi di Kampung Ujung-Ujung Batu, Kecamatan Labakkang, tepatnya di Jalan Poros Trans Sulawesi. Armada pemadam kebakaran tersebut diketahui bergerak dari kantor Damkar menuju Kecamatan Labakkang untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan.

Dalam perjalanan, mobil Damkar mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah personel mengalami luka-luka.

Kanit Laka Satlantas Polres Pangkep, Ipda Usman, menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil pemadam melaju di lajur kanan saat hendak menuju lokasi kebakaran.

Menurutnya, armada Damkar saat itu berusaha melewati kendaraan yang berada di depannya.

“Tadinya mobil pemadam bergerak di lajur kanan. Terus di lajur kanan, pas dia mau lewati mobil di depannya bergerak ke kiri,” tutur Usman.

Setelah kendaraan di depannya bergerak ke kiri, pengemudi mobil Damkar kemudian berusaha menyesuaikan arah kendaraan. Namun, saat kembali mengambil lajur kanan, kendaraan tersebut tidak dapat dikuasai.

“Terus kembali mengambil jalur kanan, tidak bisa dikuasai, oleng dan terbalik sendiri,” lanjutnya.

Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah personel yang berada di dalam armada mengalami luka-luka dan harus mendapatkan pertolongan medis.

Dalam perkembangan setelah kecelakaan, Ince Irwan dan Rusman Hadi dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Sementara itu, Jamaluddin sempat mendapatkan pertolongan dan menjalani perawatan setelah dirujuk ke rumah sakit karena mengalami luka akibat kecelakaan.

Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi Jamaluddin tidak tertolong. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Dengan meninggalnya Jamaluddin setelah menjalani perawatan di rumah sakit, total tiga personel Damkar Pangkep gugur dalam rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut.

Kepergian ketiga personel tersebut meninggalkan duka bagi keluarga, rekan-rekan sesama petugas Damkar, serta Pemerintah Kabupaten Pangkep. Ketiganya dikenang sebagai personel yang meninggal ketika sedang menjalankan tugas untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi jajaran Damkar Pangkep, terlebih kecelakaan terjadi ketika para petugas sedang bergerak menuju lokasi untuk menjalankan tugas pemadaman kebakaran lahan.

Facebook Comments Box