MataKita.co, Semarang – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali meraih gelar juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, pada 2–7 November 2026.
Keberhasilan ini mencatatkan sejarah baru bagi Unhas setelah meraih gelar juara umum PIMNAS selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2024, 2025, dan 2026.
Pada PIMNAS tahun ini, Unhas mengoleksi 28 medali yang terdiri atas 15 emas, lima perak, dan delapan perunggu dari kategori poster dan presentasi.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Unhas di posisi pertama, mengungguli Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Airlangga (Unair).
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengaku terharu atas keberhasilan mahasiswa mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut.
Menurut dia, pencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan Unhas membangun ekosistem akademik yang mendukung kreativitas dan inovasi mahasiswa.
“Ini bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi. Ini adalah bukti bahwa Unhas memiliki ekosistem akademik yang mampu melahirkan mahasiswa kreatif, inovatif, dan kompetitif. Kita ingin memastikan bahwa prestasi ini tidak berhenti sebagai kebanggaan institusi, tetapi menjadi bagian dari budaya keunggulan yang terus tumbuh di lingkungan Unhas,” ujar Jamaluddin, Sabtu (7/11/2026).
Rektor yang akrab disapa Prof JJ itu menilai, keberhasilan tersebut menjadi bukti transformasi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia.
Ia menegaskan, Unhas akan terus memperkuat dukungan terhadap kegiatan penelitian, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat yang dikembangkan mahasiswa.
Dengan demikian, karya mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hasil Pembinaan Berkelanjutan
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., mengatakan, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tidak terlepas dari sistem pembinaan mahasiswa yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Menurut Ruslin, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen pendamping, fakultas, dan pengelola kemahasiswaan di tingkat universitas.
“Capaian ini tidak dapat dilepaskan dari komitmen seluruh elemen di Unhas dalam membangun budaya inovasi, memperkuat pendampingan dosen, serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan inovasi lintas disiplin ilmu,” kata Ruslin.
Ia menambahkan, keberhasilan meraih gelar juara umum tiga kali berturut-turut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat integrasi kegiatan akademik dengan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, menjelaskan bahwa persiapan menghadapi PIMNAS telah dilakukan jauh sebelum kompetisi berlangsung.
Proses pembinaan dimulai dari sosialisasi, seleksi internal, pendampingan proposal, penguatan substansi karya, hingga persiapan presentasi.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Ada proses panjang yang melibatkan mahasiswa, dosen pendamping, pengelola kemahasiswaan di fakultas, dan tim universitas,” ujar Suhasman.
Menurut dia, pembinaan tersebut tidak hanya bertujuan mempersiapkan mahasiswa menghadapi kompetisi, tetapi juga mendorong lahirnya karya yang memiliki kebaruan, relevansi, dan manfaat bagi masyarakat.
Unhas Raih 28 Medali
Pada PIMNAS ke-39, Unhas mengirimkan 34 tim yang melibatkan 166 mahasiswa dalam delapan skema PKM.
Jumlah tersebut menjadikan Unhas sebagai perguruan tinggi dengan jumlah tim terbanyak kedua yang berhasil lolos ke PIMNAS 2026.
Dari kategori poster, Unhas meraih delapan medali setara emas, empat perak, dan empat perunggu. Sementara pada kategori presentasi, Unhas memperoleh tujuh medali setara emas, satu perak, dan empat perunggu.
Secara keseluruhan, Unhas mengumpulkan 28 medali yang mengantarkan perguruan tinggi tersebut kembali meraih gelar juara umum.
PIMNAS ke-39 mengusung tema “Mewujudkan Indonesia Maju, Berkelanjutan, dan Bermartabat melalui Inovasi Mahasiswa yang Adaptif dan Berdampak”.
Ajang ini merupakan puncak kompetisi PKM yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mempresentasikan hasil penelitian, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Adapun 10 perguruan tinggi terbaik pada PIMNAS ke-39 secara berurutan adalah Universitas Hasanuddin, IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Malang, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, dan Universitas Pendidikan Ganesha.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut diharapkan semakin memperkuat budaya riset dan inovasi mahasiswa Unhas, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.








































