Matakita.co, Gorontalo Dentuman alat musik tradisional Polopalo menggema di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Kamis (11/6/2026), menandai dimulainya rangkaian perayaan Milad ke-18 UMGO. Momentum hari lahir perguruan tinggi tersebut menjadi titik awal berbagai kegiatan yang akan berlangsung hingga 15 Juli 2026.
Pembukaan milad diawali dengan jalan sehat dan senam bersama yang melibatkan seluruh sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga jajaran pimpinan universitas. Kegiatan mengambil titik start dan finish di halaman Fakultas Kedokteran UMGO yang tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMGO Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, Ketua PWM Gorontalo Dr. Sabara Karim Ngou, Sekretaris PWA Gorontalo Iwin Daud, M.Pd., Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palopo Prof. Dr. Hadi Pajarianto, Wakil Rektor I UMGO Dr. Muh. Firyal Akbar, Wakil Rektor II Dr. Salahudin Pakaya, Wakil Rektor III Dr. Thamrin Kum, Dekan Fakultas Kedokteran Dr. Irwin Aras, serta seluruh sivitas akademika UMGO.
Suasana semakin semarak saat dilakukan peluncuran logo, tema, dan rangkaian kegiatan Milad ke-18 UMGO yang ditandai dengan dentuman Polopalo. Simbol budaya khas Gorontalo tersebut menjadi representasi semangat kebersamaan sekaligus identitas lokal yang terus dijaga oleh kampus Muhammadiyah tersebut.
Selain peluncuran logo dan tema, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng yang dipersiapkan oleh Fakultas Ilmu Sosial. Kebersamaan semakin terasa ketika setiap fakultas dan unit kerja menyajikan berbagai hidangan yang dinikmati bersama seluruh peserta.
Beragam lomba permainan tradisional yang melibatkan mahasiswa dan dosen turut memeriahkan acara. Penampilan grup musik mahasiswa dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) semakin menambah semarak perayaan.
Pada Milad ke-18 ini, UMGO mengusung tema “Transformasi Menuju Excellent and Leading University”, yang mencerminkan tekad institusi untuk terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Logo Milad ke-18 UMGO juga memuat berbagai makna filosofis. Angka 18 melambangkan kedewasaan perjalanan institusi, sementara simbol panah ke atas menggambarkan semangat transformasi dan peningkatan kualitas. Simbol buku dan daun merepresentasikan perpaduan ilmu pengetahuan, pertumbuhan, keberlanjutan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Adapun gambar globe mencerminkan visi global UMGO dalam memperluas kolaborasi internasional.
Dekan Fakultas Kedokteran UMGO, Dr. Irwin Aras, mengaku bersyukur karena fakultas yang dipimpinnya dipercaya menjadi pusat pelaksanaan pembukaan Milad ke-18 UMGO.
“Kami bersyukur dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan Milad ke-18 UMGO. Ini menjadi kebanggaan tersendiri, terlebih Fakultas Kedokteran baru saja menyelesaikan proses akreditasi. Momentum ini menjadi awal untuk bersama-sama mensyukuri perjalanan UMGO yang telah berusia 18 tahun dan terus memberikan kontribusi bagi masyarakat Gorontalo dan Indonesia,” ujar Irwin.
Ia juga mengapresiasi perkembangan infrastruktur kampus yang semakin representatif, termasuk kawasan Fakultas Kedokteran yang kini menjadi salah satu wajah baru UMGO. Menurutnya, pihak fakultas berharap Program Studi Profesi Dokter dapat meraih status akreditasi unggul sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
Sementara itu, Rektor UMGO Prof. Abd. Kadim Masaong menggambarkan usia 18 tahun sebagai fase yang penuh energi dan optimisme.
“Kalau usia 18 tahun kita ibaratkan seorang remaja, maka ia sedang berada pada masa yang energik, penuh semangat, dan mempersiapkan dirinya untuk masa depan. Kampus kita juga demikian. Di usia ke-18 tahun, UMGO terus berbenah, semakin indah, semakin menarik, dan semakin siap menjadi universitas yang diperhitungkan,” kata Kadim.
Menurut dia, berbagai perubahan fisik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir merupakan bagian dari transformasi besar menuju universitas unggul.
“Tema milad tahun ini sangat menantang sekaligus memotivasi kita semua untuk terus bergerak maju. Transformasi bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas akademik, tata kelola, penelitian, dan sumber daya manusia,” ujarnya.
Kadim juga optimistis terhadap capaian akreditasi Fakultas Kedokteran yang baru saja menjalani asesmen. Ia berharap Program Studi Profesi Dokter dapat menjadi program studi pertama di Gorontalo yang meraih akreditasi unggul sejak penilaian perdana.
“Tahun depan target kita adalah meningkatkan status universitas dari baik sekali menjadi unggul. Saat ini ada 10 program studi yang ditargetkan meraih akreditasi unggul pada 2026–2027,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh sivitas akademika perlu menjaga semangat dan kebersamaan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Impian itu sudah terlihat semakin dekat. Dengan kerja keras dan kebersamaan, target menjadikan UMGO sebagai universitas unggul di kawasan Indonesia Timur insyaallah dapat terwujud,” tutur Kadim.
Rangkaian Milad ke-18 UMGO diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi, meningkatkan prestasi, serta meneguhkan komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan transformasi kampus menuju universitas unggul, berkemajuan, dan berdaya saing global.




































