Matakita.co, Makassar — Tidak semua pengabdian lahir dari kondisi yang mudah. Ada kalanya loyalitas diuji di titik paling berat dalam kehidupan. Namun justru di situlah nilai sejati seseorang terlihat. Hal inilah yang tergambar jelas dari sosok Om Rusmin Assaid, Sekretaris Umum TCI Sulsel sekaligus Ketua Chapter TCI Mapparumpa.
Pada pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) II TCI di Takalar, kehadiran Om Rusmin menjadi sorotan penuh makna. Di saat mertuanya tengah sakit, beliau tetap memilih hadir untuk menjalankan amanah organisasi. Bukan sekadar hadir, tetapi juga berkontribusi aktif, memastikan jalannya forum tetap produktif dan penuh arah.
Keputusan tersebut bukanlah hal sederhana. Itu adalah wujud nyata dari rasa tanggung jawab yang mendalam, sekaligus bukti bahwa bagi Om Rusmin, TCI bukan hanya komunitas, melainkan keluarga besar yang harus dijaga bersama.
Ketua TCI menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tersebut. “Om Rusmin adalah contoh nyata loyalitas dalam organisasi. Di saat kondisi pribadi sedang diuji, beliau tetap memilih hadir dan menjalankan tanggung jawabnya. Itu bukan hal yang mudah, dan kami sangat menghargai pengorbanan tersebut. TCI Sulsel beruntung memiliki sosok seperti beliau.”ujarnya
Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua TCI, yang melihat langsung keteguhan hati beliau.
“Tidak semua orang bisa menempatkan kepentingan organisasi sejajar dengan urusan pribadi, apalagi dalam situasi sulit. Om Rusmin menunjukkan bahwa dedikasi itu bukan sekadar kata-kata, tapi tindakan nyata. Beliau adalah inspirasi bagi kita semua.”
Dari sisi komunikasi dan kedekatan dengan anggota, Om Rais turut memberikan pandangannya.
“Saya melihat langsung bagaimana Om Rusmin bekerja dengan hati. Beliau bukan hanya hadir, tapi juga aktif memberikan kontribusi pemikiran dalam Raker. Ketulusan dan konsistensinya menjadi energi positif bagi seluruh member.”
Sementara itu, Om Heri menilai sosok Om Rusmin sebagai figur yang kuat dalam diam.
“Om Rusmin itu sosok yang tenang tapi sangat kuat. Pengorbanannya datang tanpa banyak bicara, tapi dampaknya sangat besar. Beliau mengajarkan kita arti kebersamaan yang sesungguhnya dalam TCI.”
Kesaksian demi kesaksian tersebut semakin menegaskan bahwa peran Om Rusmin bukan hanya sebagai pengurus, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebersamaan dalam organisasi. Ia hadir dengan ketulusan, bekerja dengan hati, dan memberi contoh nyata tentang arti loyalitas.
Di tengah dinamika organisasi yang terus berkembang, sosok seperti Om Rusmin Assaid menjadi fondasi yang menguatkan. Pengorbanannya bukan untuk dikenang sesaat, tetapi untuk menjadi inspirasi jangka panjang bagi seluruh keluarga besar TCI, khususnya di Region Sulawesi Selatan.
Karena pada akhirnya, organisasi yang besar bukan hanya dibangun oleh program kerja, tetapi oleh orang-orang yang rela memberi lebih, bahkan di saat mereka sedang menghadapi ujian hidupnya sendiri.
Ditulis oleh : Humas TCI Sulsel






































