Beranda Kampus AMM dan Aliansi Mahasiswa Unmuh Barru Tuntut Evaluasi Rektor, Beri Ultimatum 10...

AMM dan Aliansi Mahasiswa Unmuh Barru Tuntut Evaluasi Rektor, Beri Ultimatum 10 Hari

0

Matakita.co, Barru – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) bersama Aliansi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Barru menggelar aksi demonstrasi di depan kampus, Selasa (4/8/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas pemberhentian Ibu Rukaya, S.Pd., M.Pd., dari jabatannya sebagai Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) sekaligus dosen tetap.

Massa aksi menilai keputusan tersebut tidak sesuai dengan prosedur dan berpotensi mencederai prinsip keadilan di lingkungan perguruan tinggi. Mereka juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola kampus.

Dalam aksi tersebut, AMM dan aliansi mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, meminta Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Rektor Unmuh Barru. Kedua, menuntut pemulihan hak dan status Ibu Rukaya sebagai dosen tetap serta Ketua Prodi BK. Ketiga, mendorong adanya transparansi dan audit terhadap pengelolaan keuangan kampus.

Selain menyampaikan tuntutan, massa aksi juga memberikan batas waktu kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan selama 10 hari untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

Jenderal lapangan aksi, Ahmad, mengatakan tenggat waktu itu menjadi bentuk harapan agar pimpinan persyarikatan segera mengambil langkah konkret.

“Jika dalam waktu 10 hari tidak ada tindak lanjut yang jelas, kami akan mempertimbangkan langkah lanjutan dengan melibatkan lebih banyak elemen,” ujar Ahmad.

Ia menambahkan, aksi lanjutan dimungkinkan digelar di tingkat wilayah sebagai bentuk eskalasi gerakan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Rektor Unmuh Barru belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi.

AMM dan Aliansi Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini serta mendorong penyelesaian yang dinilai adil dan transparan bagi semua pihak.

Facebook Comments Box