MataKita.co, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong penguatan pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) secara terintegrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan mendukung proses akreditasi program studi.
Penguatan tersebut dilakukan melalui Workshop Pengisian dan Pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas di Ballroom Hotel Unhas, Senin (24/8/2026).
Workshop yang diikuti perwakilan seluruh program studi di Unhas itu diarahkan untuk meningkatkan pemahaman teknis mengenai pengukuran CPL berbasis Outcome-Based Education (OBE), memetakan sumber data capaian pembelajaran, serta mengintegrasikan berbagai aktivitas akademik ke dalam sistem pengukuran CPL program studi.
Ketua LPMPP Unhas Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D. mengatakan, pengukuran CPL menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga budaya mutu akademik. Data tersebut dapat menunjukkan tingkat ketercapaian kompetensi mahasiswa sekaligus menjadi dasar evaluasi dan perbaikan proses pembelajaran.
“Data CPL memberikan gambaran tentang ketercapaian kompetensi mahasiswa yang dapat digunakan untuk evaluasi dan perbaikan pembelajaran. Data ini juga penting sebagai bukti dalam proses akreditasi, sehingga pengukurannya perlu dilakukan secara konsisten dan terintegrasi,” kata Rini.
Menurut dia, integrasi data akademik diperlukan agar informasi mengenai capaian pembelajaran tidak tersebar dan dapat dimanfaatkan secara konsisten untuk kepentingan evaluasi mutu maupun akreditasi.
Berbagai data dari aktivitas pembelajaran yang saat ini terdapat pada sejumlah sistem, lanjut Rini, perlu dihubungkan sehingga program studi dapat memperoleh gambaran capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih menyeluruh.
“Kita perlu memastikan data dari berbagai aktivitas pembelajaran dapat terhubung dan terbaca dalam satu kerangka pengukuran CPL. Data yang terkelola dengan baik akan sangat membantu kita melakukan proses penjaminan mutu akademik,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapat penguatan mengenai penggunaan aplikasi pengukuran CPL Unhas. Mereka juga diarahkan memetakan sumber data capaian pembelajaran yang berasal dari SIPAKAMASE, SIPANTAU, SIKOLA, serta sejumlah sistem akademik terkait.
Pemetaan dilakukan untuk menghubungkan data pembelajaran dengan CPL yang telah ditetapkan masing-masing program studi. Dengan alur data yang terintegrasi, program studi diharapkan dapat memperoleh informasi yang lebih terukur mengenai ketercapaian kompetensi mahasiswa.
Workshop menghadirkan tiga narasumber yang membahas aspek teknis dan strategis pengukuran CPL berbasis OBE. Mereka yakni Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Pendidikan LPMPP Unhas Prof. Dr. Yusring Sanusi B, S.S., M.App.Ling.; programmer aplikasi Dr. Hendra, S.Si., M.Kom.; serta Kepala Subdirektorat Koordinasi Perkuliahan Bersama Rahmatullah, SIP., M.Si.
Materi yang diberikan meliputi penggunaan SIPAKAMASE dalam pemetaan CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan mata kuliah, pengisian data, pengukuran ketercapaian CPL, hingga interpretasi hasil pengukuran.
Melalui sistem pengukuran berbasis OBE tersebut, hasil capaian mahasiswa tidak hanya menjadi data administratif, tetapi juga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi pembelajaran berbasis data, pengendalian mutu, serta pemantauan proses pembelajaran.
Penguatan pengukuran CPL secara terintegrasi juga diharapkan membantu program studi menyediakan bukti ketercapaian pembelajaran yang lebih sistematis dalam menghadapi proses akreditasi.
Workshop Pengisian dan Pengukuran CPL Program Studi Tahun 2026 berlangsung hingga pukul 17.00 WITA.







































