Beranda Politik Anggota DPR RI Andi Muzakkir Aqil Ajak Masyarakat Parepare Rawat Empat Pilar...

Anggota DPR RI Andi Muzakkir Aqil Ajak Masyarakat Parepare Rawat Empat Pilar Kebangsaan

0

Matakita.co, Parepare — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Andi Muzakkir Aqil, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Kota Parepare, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Andi Muzakkir Aqil sebagai narasumber bersama akademisi Asratillah, serta dipandu oleh Fuad Ukkas. Sosialisasi membahas empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan diikuti oleh masyarakat dan sejumlah peserta dari berbagai latar belakang.

Andi Muzakkir Aqil mengatakan, empat pilar kebangsaan tidak boleh dipahami hanya sebagai materi yang disampaikan dalam kegiatan formal, tetapi harus menjadi nilai yang hidup dalam keseharian masyarakat. Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan teknologi informasi, derasnya arus informasi di media sosial, hingga munculnya berbagai bentuk polarisasi di tengah masyarakat.

“Empat pilar kebangsaan adalah fondasi yang harus terus kita rawat bersama. Pancasila memberikan nilai dan arah, UUD 1945 menjadi landasan konstitusional, NKRI menjadi rumah bersama, sementara Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah,” ujar Andi Muzakkir Aqil.

Ia menekankan, generasi muda memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan kebangsaan. Di tengah perkembangan teknologi digital, masyarakat khususnya generasi muda dituntut tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persatuan.

Andi Muzakkir juga mengingatkan bahwa demokrasi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab kebangsaan. Perbedaan pilihan politik, pandangan maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menghilangkan semangat persaudaraan sebagai sesama warga negara.

“Demokrasi memberi ruang bagi perbedaan. Tetapi setelah perbedaan pilihan itu selesai, kita tetap berada dalam rumah yang sama, yaitu Indonesia. Karena itu, persatuan harus selalu menjadi titik temu kita,” katanya.

Menurutnya, sosialisasi empat pilar merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan secara teoritis, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap kegiatan di Kota Parepare tersebut dapat memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan Pancasila, konstitusi, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.

Facebook Comments Box