MataKita.co, Gorontalo – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), menerima kunjungan tim penjaminan mutu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula FKIP UMGO ini bertujuan mendampingi dan mengevaluasi penyelenggaraan PPG agar berjalan sesuai standar mutu dan ketentuan yang berlaku.
Wakil Rektor I UMGO, Dr. Muh. Firyal Akbar, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan PPG UMGO yang berhasil memperoleh izin operasional setelah melalui tiga kali pengusulan. Menurutnya, kunjungan tim penjaminan mutu menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas penyelenggaraan program yang masih relatif baru tersebut.
“Alhamdulillah, setelah tiga kali pengusulan, akhirnya kita mendapatkan izin operasional PPG dan hari ini mendapat kesempatan untuk menerima pendampingan penjaminan mutu. Ini penting karena meskipun program kita masih baru, kualitasnya harus terus dijaga,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, termasuk pendidikan profesi guru. Karena itu, UMGO terbuka terhadap masukan, saran, dan evaluasi dari tim pendamping guna meningkatkan kualitas pembelajaran serta memastikan pelaksanaan program sesuai standar yang ditetapkan.
Firyal juga mengapresiasi perkembangan FKIP UMGO yang terus menunjukkan kemajuan, termasuk melalui program studi unggulan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Ia berharap kehadiran PPG semakin memperkuat peran FKIP dalam mencetak tenaga pendidik profesional dan menjadi kebanggaan universitas.
Menurutnya, kegiatan PPG yang berlangsung secara berkelanjutan menjadi salah satu modal penting untuk mempersiapkan peserta menghadapi tahapan uji kompetensi. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 15 peserta dipersiapkan mengikuti uji kompetensi pada November mendatang, sekaligus berharap jumlah peserta PPG UMGO dapat terus bertambah.
Sementara itu, Koordinator PPG UMGO menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menyiapkan program, merencanakan pelaksanaan kegiatan, serta melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan penyelenggaraan PPG. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan standar mutu yang berlaku.
Tim pendamping visitasi, Dr. Martono, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bukan merupakan kegiatan penilaian oleh asesor, melainkan pendampingan untuk membantu LPTK memastikan ketercapaian standar mutu penyelenggaraan PPG.
“Kami berdua bukan asesor. Kami ditugaskan untuk melakukan pendampingan. Ketika sudah mendapatkan penetapan atau slot untuk pendampingan, kami hadir untuk melihat ketercapaian standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penjaminan mutu PPG merupakan amanat penting dalam menjaga kualitas pendidikan profesi guru. Proses tersebut tidak hanya dilakukan melalui kunjungan sesaat, tetapi juga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui observasi, pemantauan, dan evaluasi.
Melalui visitasi dan pendampingan ini, PPG FKIP UMGO diharapkan dapat mengidentifikasi aspek yang perlu diperkuat, menyempurnakan dokumen penyelenggaraan, serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UMGO dalam membangun pendidikan profesi guru yang bermutu, profesional, dan sesuai standar nasional.








































