Beranda Lensa Muswil Fokal IMM Sulsel Rekomendasikan Usman Lonta sebagai Calon Wakil Bupati Gowa

Muswil Fokal IMM Sulsel Rekomendasikan Usman Lonta sebagai Calon Wakil Bupati Gowa

0

MataKita.co, Makassar – Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Sulawesi Selatan menyatakan dukungan kepada Dr. Usman Lonta, M.Pd., untuk menjadi calon Wakil Bupati Gowa melalui mekanisme pengisian jabatan antarwaktu.

Dukungan tersebut menjadi salah satu rekomendasi Musyawarah Wilayah (Muswil) Fokal IMM Sulsel yang berlangsung di Gedung Pusdam Sulsel, Makassar, Sabtu (7/11/2026).

Forum yang dihadiri utusan pimpinan daerah dan perwakilan kampus se-Sulawesi Selatan itu menilai Usman Lonta memiliki pengalaman organisasi dan politik yang dapat menjadi pertimbangan dalam proses pengisian jabatan Wakil Bupati Gowa.

Ketua terpilih Fokal IMM Sulsel, Dr. Panca Nurwahidin, M.Pd., mengatakan dukungan terhadap Usman Lonta didasarkan pada rekam jejaknya di lingkungan IMM, Muhammadiyah, perguruan tinggi, serta pengalamannya selama tiga periode sebagai anggota legislatif.

“Reputasi beliau di IMM, Muhammadiyah, di kampus dan pengalaman tiga periode di legislatif adalah modal, dan beliau selalu terbaik di mana pun diberikan amanah,” ujar Panca.

Menurut Panca, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Fokal IMM Sulsel untuk memberikan ruang bagi alumni yang berkiprah dalam pemerintahan dan politik.

Selain menghasilkan rekomendasi dukungan terhadap Usman Lonta, Muswil Fokal IMM Sulsel juga menetapkan kepengurusan periode 2026–2031 melalui sistem formatur proporsional yang mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Dalam forum tersebut, Panca Nurwahidin terpilih sebagai ketua, Fajlurrahman Jurdi, S.H., M.H., sebagai sekretaris, dan Dr. Nirwana, S.Pd., M.Pd., sebagai bendahara.

Ketiganya bersama 12 anggota formatur lainnya mendapat mandat untuk menyusun struktur kepengurusan dan komposisi Dewan Pakar Fokal IMM Sulsel.

Muswil juga menyepakati penguatan peran organisasi sebagai wadah pemikiran strategis (think tank), advokasi kebijakan publik, serta penyusunan rekomendasi kebijakan pembangunan.

Fokal IMM Sulsel juga diarahkan untuk memperkuat pendampingan kader dan kontribusi alumni dalam berbagai bidang pengabdian masyarakat.

Panca menegaskan, Fokal IMM pada dasarnya merupakan wadah silaturahmi alumni yang harus mengedepankan kepentingan organisasi, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Ia juga meminta jajaran pengurus Fokal IMM di tingkat daerah segera memperkuat struktur organisasi agar program dan agenda strategis yang telah disepakati dapat berjalan secara terarah.

Facebook Comments Box