Matakita.co, Pinrang- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja berjudul “Gemar Menabung, Masa Depan Cemerlang: Edukasi Menabung Sejak Dini bagi Siswa SD” di Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Jumat (24/07/2026).
Kegiatan yang diikuti siswa kelas 5 dan 6 SDN 265 Pinrang ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan anak melalui pembelajaran tentang pengelolaan uang dan pentingnya menabung sejak usia sekolah dasar. Materi dikemas secara interaktif melalui penyampaian konsep, permainan edukatif, simulasi, hingga sesi kuis.
Program ini mengenalkan konsep dasar uang, pengertian dan manfaat menabung, perbedaan antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants), serta cara menabung yang baik. Mahasiswa juga mengajak siswa mengikuti simulasi pengambilan keputusan keuangan agar mereka memahami pentingnya mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan.
Penanggung jawab program, Muh. Agus Nugraha, menjelaskan bahwa edukasi literasi keuangan penting dikenalkan sejak dini karena kebiasaan yang dibentuk pada usia tersebut akan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menabung bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi juga membangun kebiasaan disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan keuangan yang bijaksana sejak usia dini,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan, dan berpartisipasi dalam kuis. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan hadiah kepada peserta yang berhasil menjawab dengan benar.
Kepala SDN 265 Pinrang, Muhammad Yusuf, S.Pd., M.Si., mengapresiasi program tersebut karena dinilai relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. “Materi yang disampaikan mudah dipahami anak-anak karena disertai permainan dan simulasi. Kami berharap kebiasaan menabung ini terus diterapkan, baik di rumah maupun di sekolah,” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap dapat menumbuhkan budaya hidup hemat dan gemar menabung sebagai bekal menuju masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera. (**)







































