MataKita.co, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kelurahan Bukit Indah menggelar program Ecosystem Challenge: Pemilahan dan Kreativitas Sampah sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Program yang berlangsung pada 20 Juli hingga 8 Agustus 2026 itu melibatkan siswa kelas V dari UPT SD Negeri 70 Parepare, UPT SD Negeri 71 Parepare, dan UPT SD Negeri 78 Parepare.
Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perubahan iklim sekaligus mendorong mereka menerapkan aksi nyata melalui pemilahan sampah dan pemanfaatan barang bekas menjadi karya kreatif yang bernilai guna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai perubahan iklim yang disampaikan mahasiswa KKNT di masing-masing sekolah. Materi yang diberikan mencakup penyebab dan dampak perubahan iklim serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Setelah memperoleh materi, para siswa diajak mempraktikkan cara memilah sampah berdasarkan jenisnya. Sampah yang telah dipisahkan kemudian diolah menjadi berbagai karya kreatif sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang dipelajari. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman siswa melalui pengalaman belajar yang interaktif.
Setiap sekolah mengirimkan satu tim untuk mengikuti kompetisi. Selama proses persiapan, mahasiswa KKNT mendampingi peserta dalam mengembangkan ide, mengolah barang bekas, hingga mempersiapkan presentasi. Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan pemilahan sampah, kreativitas pemanfaatan limbah, kerja sama tim, dan kemampuan mempresentasikan hasil karya.
Puncak kegiatan digelar melalui Grand Final Ecosystem Challenge di Perpustakaan UPT SD Negeri 70 Parepare dengan mempertemukan perwakilan dari ketiga sekolah. Pada babak final, masing-masing tim mempresentasikan karya inovatif yang dibuat dari barang bekas di hadapan dewan juri.
Berdasarkan hasil penilaian, UPT SD Negeri 70 Parepare meraih Juara I, disusul UPT SD Negeri 71 Parepare sebagai Juara II dan UPT SD Negeri 78 Parepare sebagai Juara III. Tim Juara I juga dinobatkan sebagai Duta Perubahan Iklim sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, komitmen, dan kepedulian mereka terhadap pelestarian lingkungan.
Mewakili Kepala UPT SD Negeri 70 Parepare, Wali Kelas V mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Ecosystem Challenge menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa mengenai perubahan iklim, tetapi juga membiasakan mereka menerapkan perilaku ramah lingkungan melalui praktik langsung.
“Program Ecosystem Challenge memberikan pengalaman belajar yang sangat baik bagi peserta didik. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai perubahan iklim, tetapi juga belajar melalui praktik langsung dengan memilah sampah dan mengolahnya menjadi karya yang bermanfaat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini,” ujarnya.
Ketua Program Kerja Ecosystem Challenge, Siti Aisya, mengatakan program tersebut dirancang agar edukasi mengenai perubahan iklim tidak berhenti pada penyampaian materi di ruang kelas, melainkan diwujudkan dalam tindakan sederhana yang dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, mahasiswa KKNT Perubahan Iklim Unhas berharap mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendidikan lingkungan yang aplikatif dan berkelanjutan.








































