Beranda Kampus Mahasiswa KKN-T Unhas Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SDN 254 Laroeha Luwu Timur

Mahasiswa KKN-T Unhas Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SDN 254 Laroeha Luwu Timur

0

Matakita.co, Luwu Timur-  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sosialisasi pencegahan bullying bagi siswa SDN 254 Laroeha, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap selama tiga kali pertemuan setiap Jumat, mulai 24 Juli hingga 7 Agustus 2026. Sosialisasi menyasar siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 dengan pembagian jadwal berdasarkan jenjang kelas.

Pada pertemuan pertama, Jumat (24/7/2026), materi diberikan kepada siswa kelas 3 dan 4. Selanjutnya, Jumat (31/7/2026), sosialisasi dilanjutkan bagi siswa kelas 5.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sosialisasi kepada siswa kelas 6 pada Jumat (7/8/2026).

Mahasiswa KKN-T Program Studi Sosiologi Unhas, Robi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya bullying sekaligus menanamkan nilai saling menghargai dan menghormati.

“Sosialisasi ini kami rancang khusus untuk menjangkau seluruh siswa kelas atas secara bertahap. Dengan pembagian jadwal yang berbeda, kami berharap materi dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan interaktif sesuai dengan jenjang usia mereka,” ujar Robi.

Kenalkan berbagai bentuk bullying

Dalam sosialisasi tersebut, siswa diperkenalkan dengan pengertian bullying, faktor penyebab terjadinya perundungan, hingga berbagai bentuk bullying.

Materi yang diberikan mencakup bullying secara fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif bullying terhadap korban maupun pelaku.

Selain itu, mahasiswa KKN-T memberikan strategi yang dapat dilakukan siswa untuk mencegah dan menghadapi tindakan perundungan.

Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa sekolah dasar. Penyampaian materi juga dikombinasikan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab.

Untuk memperkuat pemahaman siswa, mahasiswa KKN-T turut memutar video animasi yang mengangkat cerita tentang seorang anak yang mengalami bullying di lingkungan sekolah.

Video tersebut menggambarkan bagaimana korban dan teman-temannya menyikapi perundungan serta melaporkan kejadian tersebut kepada guru.

Penggunaan media visual membuat siswa lebih mudah memahami situasi bullying yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada adik-adik bahwa setiap orang berhak merasa aman dan dihargai di lingkungan sekolah. Perilaku seperti mengejek, mengucilkan, atau menyakiti teman adalah tindakan yang tidak terpuji dan harus kita hindari bersama,” kata Robi.

Dorong sekolah ramah anak

Menurut Robi, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan mengenai bullying, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter siswa sejak dini.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN-T dalam mendukung program pendidikan karakter di tingkat dasar. Kami berupaya menanamkan nilai-nilai empati, kepedulian, dan sikap saling menghargai sejak dini,” tambahnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T berharap siswa SDN 254 Laroeha, khususnya kelas 3 hingga 6, semakin memahami pentingnya menghormati perbedaan dan peduli terhadap sesama.

Siswa juga diharapkan memiliki keberanian untuk melaporkan tindakan bullying kepada guru atau pihak yang dapat memberikan perlindungan.

Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, kegiatan ini diharapkan turut mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. (**)

Facebook Comments Box