Beranda Kampus Unhas Raih Empat Penghargaan di Abdidaya Ormawa 2026, Dua Kategori Terbaik I

Unhas Raih Empat Penghargaan di Abdidaya Ormawa 2026, Dua Kategori Terbaik I

0

MataKita.co, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih empat penghargaan dalam ajang Abdidaya Ormawa 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, pada 21–25 Oktober 2026. Dari empat penghargaan tersebut, dua di antaranya merupakan predikat Terbaik I, sedangkan dua lainnya masing-masing Terbaik III dan Terbaik IV.

Penghargaan tersebut diraih melalui program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan organisasi kemahasiswaan, kemitraan dengan pemerintah desa, serta dukungan institusi terhadap pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Abdidaya Ormawa merupakan ajang apresiasi nasional yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, bagi organisasi kemahasiswaan yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Dua penghargaan Terbaik I diraih Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Unhas, masing-masing pada kategori Tim dengan Realisasi Kemitraan Terbaik dan Mitra Paling Partisipatif.

Penghargaan Mitra Paling Partisipatif diberikan kepada Kepala Desa Kajaolaliddong yang menjadi mitra UKM KPI Unhas dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

Kedua penghargaan tersebut berkaitan dengan program Mannenuneng: Smart Hydro Loop sebagai Strategi Peningkatan Kemandirian Petani di Desa Kajaolaliddong dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan.

Program ini dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian petani melalui pendekatan inovatif dalam pengelolaan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Pelaksanaan program didampingi Muh. Adnan Kasogi, dengan Fadel Muhammad S. dari Fakultas Teknik sebagai ketua tim dan Aydil Fitra Mulya dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai ketua organisasi kemahasiswaan.

Selain dua penghargaan tersebut, Unhas memperoleh predikat Terbaik III kategori Perguruan Tinggi dengan Dukungan Paling Komprehensif.

Penghargaan ini diberikan atas dukungan institusi dalam pembinaan organisasi kemahasiswaan, penguatan kapasitas mahasiswa, serta pendampingan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui PPK Ormawa.

Sementara itu, penghargaan Terbaik IV kategori Ormawa Paling Inovatif diraih Student Planning Society Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (SPACE FT-UH).

Penghargaan tersebut diperoleh melalui program Lontara: Manajemen Bencana Berbasis Community Engagement, Teknologi, dan Konservasi Lingkungan dalam Mitigasi Bencana Longsor untuk Mewujudkan Desa Lonjoboko Tangguh Bencana.

Program Lontara mengintegrasikan partisipasi masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan konservasi lingkungan untuk memperkuat upaya mitigasi bencana tanah longsor di Desa Lonjoboko.

Program tersebut didampingi Ir. Dewa Sagita Alfadin Nur, dengan Andi Khusnul Rijal Rivai dari Fakultas Teknik sebagai ketua tim dan A. Batario Tenratu sebagai ketua organisasi kemahasiswaan.

Dorong Keberlanjutan Program

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, mengapresiasi capaian organisasi kemahasiswaan tersebut. Menurut dia, penghargaan yang diperoleh menunjukkan kemampuan mahasiswa mengembangkan inovasi dan membangun kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Empat penghargaan ini merupakan capaian yang membanggakan sekaligus bukti bahwa mahasiswa Unhas mampu mengembangkan gagasan inovatif dan membangun kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap pengalaman melalui program ini tidak berhenti pada kompetisi, tetapi terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Ruslin.

Ia menekankan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian sosial mahasiswa.

Melalui kegiatan organisasi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengidentifikasi persoalan masyarakat dan merancang alternatif penyelesaiannya.

“Unhas terus mendorong organisasi kemahasiswaan agar menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata. Kami berharap prestasi ini memotivasi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk terus mengembangkan program kreatif, memperkuat kemitraan, serta menghadirkan kegiatan yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Suhasman, mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan organisasi kemahasiswaan melalui PPK Ormawa.

Menurut dia, program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi sekaligus membuktikan kualitas program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi mahasiswa. Kami berharap mahasiswa semakin aktif mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan mitra, dan memastikan keberlanjutan program,” ujar Suhasman.

Perolehan empat penghargaan pada Abdidaya Ormawa 2026 sekaligus menjadi dorongan bagi Unhas untuk memperkuat pembinaan organisasi kemahasiswaan dan memperluas kemitraan dengan masyarakat.

Keberlanjutan program menjadi perhatian agar inovasi yang dikembangkan mahasiswa tidak hanya menghasilkan prestasi dalam kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Facebook Comments Box