Beranda Kampus Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Kenalkan Bahasa Inggris Dasar dengan Flashcard di SDN...

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Kenalkan Bahasa Inggris Dasar dengan Flashcard di SDN 108 Suppa

0

MataKita.co, Pinrang – Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar akan lebih efektif apabila dikemas melalui metode yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. Berangkat dari gagasan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menghadirkan media pembelajaran berbasis flashcard untuk membantu siswa mengenal kosakata bahasa Inggris dasar secara menyenangkan.

Program tersebut dilaksanakan oleh Julia Rhica, mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Universitas Hasanuddin, di SD Negeri 108 Suppa, Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Mengusung tema “Penerapan Media Flashcard sebagai Sarana Pengenalan Bahasa Inggris Dasar bagi Anak-anak”, kegiatan ini menyasar siswa kelas V dan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan.

Sejak kegiatan dimulai, suasana kelas tampak lebih hidup. Siswa antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran dengan menggunakan kartu bergambar berwarna-warni yang memuat berbagai kosakata dalam bahasa Inggris. Materi yang diperkenalkan meliputi nama hewan, buah-buahan, sayuran, serta berbagai benda yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran tidak hanya berfokus pada pengenalan kosakata, tetapi juga dipadukan dengan permainan tebak gambar, latihan pengucapan, hingga kuis sederhana. Melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk lebih aktif berpartisipasi sehingga proses belajar berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan.

Julia Rhica menjelaskan bahwa media flashcard dipilih karena mampu menarik perhatian anak-anak melalui unsur visual sehingga materi lebih mudah dipahami.

“Flashcard dipilih karena gambar mampu menarik perhatian anak-anak sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Harapannya, mereka tidak hanya mengingat kosakata baru, tetapi juga lebih percaya diri untuk mengucapkannya,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak di antara mereka berani menjawab pertanyaan dan mencoba mengucapkan kosakata baru meskipun belum sepenuhnya tepat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis permainan mampu meningkatkan partisipasi dan rasa percaya diri siswa selama proses belajar.

Program ini lahir dari hasil observasi yang menunjukkan masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran bahasa Inggris yang interaktif di sekolah. Karena itu, flashcard diharapkan dapat menjadi alternatif sederhana yang membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih menarik sekaligus memudahkan siswa memahami kosakata dasar bahasa Inggris sejak dini.

Pihak SD Negeri 108 Suppa mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Kehadiran media pembelajaran yang kreatif dinilai memberikan variasi dalam proses belajar mengajar sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi siswa dalam mengenal bahasa Inggris.

Melalui program ini, Julia berharap pemanfaatan flashcard tidak berhenti setelah pelaksanaan KKN berakhir. Dengan dukungan guru dan sekolah, media tersebut diharapkan dapat terus digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris pada anak sejak usia dini.

Facebook Comments Box