Beranda Kampus Unhas Kirim 120 Patriot ke Fakfak, Fokus Petakan Potensi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Unhas Kirim 120 Patriot ke Fakfak, Fokus Petakan Potensi untuk Pembangunan Berkelanjutan

0

MataKita.co, Fakfak – Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan solusi yang lahir dari pemahaman terhadap kondisi masyarakat. Berangkat dari prinsip tersebut, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) 2026 mengawali pengabdian di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dengan memetakan potensi, kebutuhan, dan tantangan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan.

Selama empat bulan ke depan, sebanyak 120 Patriot Unhas yang tergabung dalam 20 tim akan mendampingi masyarakat di Kampung Weri dan Kampung Saharey, Distrik Fakfak Timur. Tahap awal kegiatan difokuskan pada identifikasi kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta potensi sumber daya lokal sebelum pelaksanaan berbagai program pendampingan.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot Unhas, Abdullah Sanusi, S.E., MBA., Ph.D., menjelaskan bahwa setiap program dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar asumsi.

“Para Patriot akan terlebih dahulu memahami kondisi masyarakat dan potensi yang ada. Kami ingin memastikan setiap program benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Abdullah, proses pemetaan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan potensi ekonomi, komoditas unggulan daerah, pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga peningkatan akses pasar. Seluruh rekomendasi program akan disusun berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan selama masa penugasan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi untuk mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

Bagi Unhas, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman dan kearifan lokal masyarakat.

“Ekspedisi ini bukan hanya tentang apa yang dibawa dari kampus ke masyarakat, tetapi juga bagaimana para Patriot belajar dari pengetahuan, pengalaman, dan potensi yang dimiliki masyarakat Fakfak,” kata Abdullah.

Pemerintah Kabupaten Fakfak menyambut baik keterlibatan Universitas Hasanuddin dalam program tersebut. Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., berharap kehadiran para Patriot dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi berbagai potensi sekaligus tantangan pembangunan di tingkat kampung.

“Pemerintah daerah tentu akan mendukung agar program yang dijalankan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Setibanya di Fakfak pada Minggu (2/8), rombongan Patriot Unhas disambut Bupati Fakfak, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak Lud Kamudi, serta masyarakat melalui prosesi tarian adat di Bandara Siboru Fakfak. Penyambutan tersebut menjadi simbol dimulainya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kawasan.

Sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, para Patriot mengikuti koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan program, sinkronisasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), serta penyelarasan rencana kerja di Kampung Weri dan Kampung Saharey.

Melalui pendekatan berbasis riset, kolaborasi multipihak, dan pemberdayaan masyarakat, Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penguatan pembangunan kawasan transmigrasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box