Beranda Kampus Jelang Pemilu, Mahasiswa KKN Unhas Ajak Warga Rappang Tangkal Hoaks

Jelang Pemilu, Mahasiswa KKN Unhas Ajak Warga Rappang Tangkal Hoaks

0
Oplus_16908288

MataKita.co, Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak warga Kelurahan Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), meningkatkan kemampuan mengenali dan menangkal informasi palsu atau hoaks melalui sosialisasi literasi digital, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang itu dikemas dalam konsep “Obrolan Santai” dan diikuti sekitar 15 warga, terutama kalangan ibu-ibu. Edukasi ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat memverifikasi informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan menjelang momentum pemilihan umum.

Berbeda dengan sosialisasi yang mengandalkan penyampaian materi satu arah, mahasiswa mengajak peserta terlibat langsung dalam sejumlah aktivitas. Salah satunya permainan “Tebak Hoaks” dengan menggunakan contoh gambar dan informasi yang pernah beredar di media sosial.

Warga juga diperkenalkan pada bahaya disinformasi serta diajak mempraktikkan cara memeriksa kebenaran informasi menggunakan fitur pencarian gambar dan chatbot cek fakta melalui telepon seluler masing-masing.

Pendekatan tersebut memungkinkan peserta melihat secara langsung bagaimana sebuah informasi, foto, atau pesan yang beredar dapat ditelusuri sebelum dipercaya maupun diteruskan kepada orang lain.

Penanggung jawab program, M. Jagat Satria, mengatakan edukasi literasi digital perlu disampaikan dengan cara sederhana dan dekat dengan keseharian masyarakat. Sebab, hoaks tidak hanya berkaitan dengan informasi politik, tetapi juga kerap muncul dalam bentuk pesan berantai hingga modus penipuan yang mencatut program bantuan sosial.

“Melalui obrolan santai ini, kami berharap warga tidak lagi sekadar menjadi penerima informasi pasif, tetapi berani menyaring berita, mengecek fakta secara mandiri, dan tidak mudah terprovokasi oleh kampanye hitam atau penipuan bantuan sosial di WhatsApp,” kata Jagat.

Ketua Komunitas Senam SS BUCIN yang akrab disapa Ibu Cengceng mengapresiasi metode edukasi yang melibatkan warga secara langsung. Menurut dia, kemampuan membedakan informasi benar dan palsu penting untuk mencegah keresahan maupun perselisihan di tengah masyarakat.

“Kegiatan praktik pakai HP langsung seperti ini sangat membantu ibu-ibu di sini. Kami jadi tahu mana berita yang benar dan mana yang penipuan, sehingga kampung kita tetap aman dan rukun jelang pemilihan nanti,” ujarnya.

Program tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pendamping Posko KKN Kelurahan Rappang, Dr. Ibrita Kartika Alimuddin, SE., MM.

Selain meningkatkan kecakapan warga dalam menggunakan media digital, kegiatan ini dikaitkan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN Unhas berharap warga Kelurahan Rappang semakin terbiasa memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Kemampuan itu dinilai penting untuk membangun ruang digital yang lebih sehat sekaligus mencegah masyarakat terpengaruh hoaks, penipuan, dan informasi provokatif.

Facebook Comments Box