Beranda Kampus Mahasiswa KKN Unhas Digitalisasi Transaksi Bank Sampah Muliaki Tangkasaki lewat AppSheet

Mahasiswa KKN Unhas Digitalisasi Transaksi Bank Sampah Muliaki Tangkasaki lewat AppSheet

0

MataKita.co, Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengembangkan sistem digital untuk pencatatan transaksi nasabah Bank Sampah Unit (BSU) Muliaki Tangkasaki, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Digitalisasi dilakukan melalui program bertajuk “Digitalisasi Sistem Pencatatan Transaksi Nasabah Bank Sampah Unit (BSU) Berbasis AppSheet” yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026).

Program tersebut diinisiasi Syifa Fathiyah Safrudin, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Unhas yang tergabung dalam KKN-T Zero Waste Gelombang 116.

Pengembangan sistem dilatarbelakangi proses pencatatan transaksi nasabah BSU Muliaki Tangkasaki yang sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan kertas. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan teknologi untuk membuat pengelolaan data transaksi lebih praktis dan mudah ditelusuri.

Dikembangkan Berdasarkan Kebutuhan Petugas

Sebelum mengembangkan aplikasi, Syifa terlebih dahulu melakukan survei dan berdiskusi dengan petugas BSU Muliaki Tangkasaki. Tahap tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan administrasi sekaligus memahami alur transaksi ketika nasabah menyetorkan sampah.

Hasil identifikasi tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan aplikasi berbasis AppSheet yang disesuaikan dengan kebutuhan petugas administrasi BSU.

Aplikasi dirancang untuk membantu petugas mencatat setiap transaksi saat nasabah membawa dan menyetorkan sampah. Setelah rancangan awal selesai, aplikasi diperlihatkan kepada petugas untuk mendapatkan masukan.

Sejumlah penyesuaian kemudian dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan petugas BSU. Proses tersebut dilakukan agar fitur dan alur penggunaan aplikasi sesuai dengan kondisi pencatatan transaksi di lapangan.

Dari Pencatatan Kertas ke Digital

Pada tahap selanjutnya, mahasiswa memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada petugas administrasi BSU mengenai penggunaan aplikasi.

Petugas diperkenalkan dengan tampilan aplikasi, alur pencatatan, hingga cara memasukkan data transaksi nasabah. Mereka juga mencoba mengoperasikan aplikasi secara langsung untuk memastikan sistem dapat digunakan secara mandiri.

Melalui aplikasi tersebut, transaksi setiap nasabah yang menyetorkan sampah dapat dicatat secara digital. Data yang telah dimasukkan juga dapat ditampilkan dalam bentuk grafik sehingga aktivitas transaksi BSU lebih mudah dipantau dan ditinjau kembali.

Sistem ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pencatatan menggunakan kertas sekaligus mempermudah petugas dalam mengelola data transaksi.

Petugas BSU Muliaki Tangkasaki, Syahrullah, menyambut positif aplikasi yang dikembangkan mahasiswa.

“Sudah bagus ini website,” ujar Syahrullah setelah mencoba sistem tersebut.

Dukung Administrasi Bank Sampah

Digitalisasi pencatatan transaksi ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN-T Zero Waste Gelombang 116 Unhas dalam mendukung pengelolaan sampah di Kelurahan Laikang.

Sebagai tempat masyarakat menyetorkan sampah yang telah dikumpulkan, BSU Muliaki Tangkasaki membutuhkan sistem administrasi yang dapat mendukung pencatatan transaksi secara teratur.

Penggunaan AppSheet diharapkan tidak berhenti setelah program KKN berakhir, tetapi dapat dilanjutkan petugas dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Selain mempermudah pencatatan, data yang tersimpan secara digital dapat membantu BSU melihat perkembangan aktivitas transaksi melalui informasi dan grafik yang tersedia.

Pemanfaatan teknologi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa digitalisasi dapat diterapkan pada pengelolaan bank sampah, tidak hanya untuk mengurangi penggunaan kertas dalam administrasi, tetapi juga untuk membangun pengelolaan data yang lebih efektif dan mudah dipantau.

Facebook Comments Box